![]() |
| (Doc. Istimewa) Civitas akademika UMM ikuti upacara Hardiknas di kampus utama |
Dalam sambutannya, Prof Nazaruddin Malik menegaskan bahwa Hardiknas tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan seremonial tahunan. Ia menyebut momentum ini sebagai ruang refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional.
“Hardiknas bukan sekadar seremoni, tetapi refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia,” ujar Nazaruddin.
Ia menekankan, dunia pendidikan saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama dalam menghadapi era digitalisasi dan transformasi teknologi yang berlangsung cepat.
Menurutnya, pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada transfer pengetahuan, melainkan juga pembentukan karakter dan penguatan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
“Pendidikan hari ini tidak hanya berbicara tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga pembentukan karakter, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis,” katanya.
Lebih lanjut, Nazaruddin menyampaikan komitmen UMM dalam menghadirkan sistem pendidikan yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. Hal itu diwujudkan melalui penguatan riset, perluasan kolaborasi internasional, serta pengembangan kewirausahaan mahasiswa.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan sektor industri. Kolaborasi tersebut dinilai krusial untuk menciptakan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
“Kolaborasi menjadi kunci agar lulusan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap terjun ke dunia kerja,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi jangka panjang bangsa yang memerlukan dukungan bersama dari berbagai pihak.
“Hardiknas ini harus menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa. Dengan kerja sama yang kuat, kita bisa menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih maju,” tambahnya.
Peringatan Hardiknas 2026 di UMM juga diisi dengan berbagai kegiatan, seperti diskusi pendidikan, seminar, hingga aksi sosial yang melibatkan mahasiswa dan dosen. Kegiatan tersebut bertujuan menumbuhkan semangat belajar sekaligus kepedulian sosial.
(rin/red)
