zmedia

Mahasiswa KKM UIN Malang Gelar Seminar Anti-Bullying dan Kesehatan Mental di MINU Tratee Putera Gresik

(Doc. Istimewa) Foto bersama usai kegiatan seminar di MINU Terate Putera
Gresik, Hariancendekia.com - Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Cakrawala Vidya UIN Malang menggelar seminar bertema anti-bullying dan kesehatan mental di MINU Tratee Putera Gresik, Selasa (5/5/2026). Kegiatan berlangsung di aula sekolah dan diikuti siswa kelas V dari program ICP, Tahfidz, dan Literasi.

Seminar ini digelar sebagai respons atas pentingnya penanaman nilai karakter sejak dini, khususnya dalam meningkatkan kesadaran siswa terhadap perilaku perundungan yang masih kerap terjadi di lingkungan sekolah. Selain itu, aspek kesehatan mental dinilai krusial karena berpengaruh langsung terhadap proses belajar dan perkembangan sosial siswa.

Kepala Madrasah MINU Tratee Putera Gresik dalam sambutannya mengapresiasi kegiatan tersebut. Ia menilai tema yang diangkat relevan dengan kondisi siswa, terutama karena madrasah ini khusus putra, di mana potensi perilaku bullying cukup tinggi jika tidak diarahkan sejak awal.

Seminar menghadirkan pemateri Muhammad Nur Haqqul Mubarok, mahasiswa Universitas Sunan Drajat. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan berbagai bentuk bullying, mulai dari verbal, fisik, hingga sosial yang kerap terjadi tanpa disadari.

Ia menekankan bahwa tindakan sederhana seperti mengejek atau mengucilkan teman dapat berdampak serius terhadap kondisi psikologis korban. Karena itu, siswa didorong untuk membangun sikap empati, berpikir positif, serta berani melapor jika mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan.

“Melapor bukan berarti lemah, tetapi bentuk keberanian untuk melindungi diri dan orang lain,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung secara interaktif. Siswa tampak antusias, terutama saat sesi tanya jawab. Sejumlah peserta aktif berbagi pengalaman terkait perundungan di sekolah, menunjukkan bahwa materi yang disampaikan dekat dengan realitas mereka.

Untuk memperkuat pemahaman, pemateri juga menyisipkan ice breaking dan simulasi kasus sederhana. Pendekatan ini membantu siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga merefleksikan perilaku sehari-hari.

Melalui seminar ini, mahasiswa KKM UIN Malang berharap siswa dapat berperan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan saling menghargai. Kegiatan ini juga diharapkan memberi dampak jangka panjang dalam membentuk karakter siswa yang empatik dan berakhlak baik.

(zil/red)
-Advertisement-iklan