![]() |
| (Doc. Humas Jatim) Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa bersama Valen nyanyi bareng di Gedung Negara Grahadi, Surabaya. |
Kehadiran Valen di Grahadi disambut prosesi khas daerah. Remaja asal Pamekasan tersebut diarak menggunakan kendaraan Sekar Kedaton yang diiringi alunan musik ul daul khas Madura. Suasana semakin semarak ketika masyarakat menyambut langsung sang juara yang dinilai telah mengharumkan nama Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan khusus agar Valen mampu menjaga keseimbangan antara perjalanan karier di dunia tarik suara dan pendidikan formal. Menurutnya, prestasi yang diraih harus dibarengi dengan komitmen belajar yang kuat.
“Teruslah berkarier di musik tetapi tetap lanjutkan sekolah hingga kuliah,” ujar Khofifah.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga sikap, etika, serta menghormati orang tua sebagai fondasi dalam mempertahankan kesuksesan jangka panjang. Nilai kesalehan, menurutnya, menjadi pegangan utama dalam menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
“Terus meniti karier dengan menjaga kesantunan, hormati kedua orang tuamu. Kesalehan itu penting untuk menjaga kesuksesan,” tegasnya.
Khofifah menilai keberhasilan Valen menjuarai ajang D’Academy 7 bukan hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik Jawa Timur, khususnya Kabupaten Pamekasan, di tingkat nasional. Ia menyebut capaian tersebut sebagai inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi melalui kerja keras dan ketekunan.
Mengawali tahun 2026, Gubernur Khofifah mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur menjadikan momentum ini sebagai penguat semangat dalam berkarya dan berkontribusi positif bagi daerah.
“Mari kita awali tahun baru dengan ikhtiar agar mendatangkan kesuksesan dan keberkahan,” pungkasnya. (Nus/Red)
