![]() |
| (Doc. YT Sekretariat Presiden) Presiden Prabowo Subianto menyampaikan sambutan dalam acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur. |
Dalam sambutannya, Prabowo mengungkapkan bahwa NU memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ia merasakan dorongan moral yang kuat setiap kali berada di tengah keluarga besar NU, khususnya para santri, kiai, dan ulama.
“Setiap kali saya berada di tengah-tengah Nahdlatul Ulama, di tengah para santri dan kiai, terlebih ketika didampingi ulama-ulama besar, saya merasa semakin berani untuk berbakti, mengabdi, dan membela seluruh rakyat Indonesia,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, kiprah NU selama satu abad telah membuktikan kontribusi nyata organisasi tersebut dalam menjaga dan menyelamatkan bangsa. Ia menilai NU selalu hadir pada saat-saat krusial ketika negara menghadapi ancaman.
“Seratus tahun pengabdian NU menunjukkan bahwa organisasi ini merupakan pilar penting kebesaran Indonesia. Setiap kali bangsa ini berada dalam situasi berbahaya, NU selalu tampil untuk menjaga dan menyelamatkan,” katanya.
Prabowo juga mengaku merasakan kebahagiaan dan ketenangan setiap berada di lingkungan NU. Ia menyebut suasana kebersamaan yang tercipta mampu menghadirkan kesejukan batin dan semangat kebangsaan.
“Setiap berada di tengah NU, saya selalu merasa bahagia dan bersemangat. Ada kesejukan yang saya rasakan, ada getaran hati dari saudara-saudara semua,” tuturnya.
Selain itu, Prabowo menyoroti kuatnya semangat persatuan dan kebersamaan yang tumbuh di lingkungan NU. Ia secara khusus menyampaikan kekagumannya terhadap peran dan semangat kaum ibu dalam tubuh organisasi tersebut.
“Saya merasakan semangat persatuan, semangat keguyuban, serta tekad untuk menegakkan kedamaian dan keadilan. Bahkan kekuatan dan semangat para ibu-ibu NU sungguh luar biasa,” pungkas Prabowo. [rin/roz]
