zmedia

Pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Malang, Indra Kuspriyadi Resmi Gantikan Febrina

Foto bersama pengukuhan Kepala Kantor Perwakilan BI Malang di Grand Mercure, Rabu (11/2/2026).
HARIANCENDEKIA, MALANG - Indra Kuspriyadi resmi dikukuhkan sebagai Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Malang menggantikan Febrina dalam seremoni yang berlangsung di Ballroom Hotel Grand Mercure, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, Rabu (11/2/2026).

Pengukuhan dipimpin Deputi Gubernur BI Filianingsih Hendarta dan disaksikan Wali Kota Malang Wahyu Hidayat serta Bupati Malang H.M. Sanusi. Pergantian kepemimpinan ini diharapkan memperkuat peran BI Malang dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah di tengah ketidakpastian global.

Dalam sambutannya, Filianingsih Hendarta menegaskan bahwa Indra merupakan figur berpengalaman di lingkungan Bank Indonesia. Sebelum dipercaya memimpin BI Malang, Indra bertugas di Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara.

“Indra adalah salah satu putra terbaik BI yang sebelumnya telah mengemban berbagai penugasan, termasuk Deputi Direktur Kanwil BI Sumatera Utara dan Selatan,” ujar Filianingsih.

Ia menyampaikan, tantangan ekonomi ke depan tidak ringan. Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sedikit melambat menjadi 3,2 persen dibandingkan 3,3 persen pada 2025.

“Nah pertumbuhan yang lebih rendah ini terutama dipengaruhi oleh dampak lanjutan dari tarif resiprokal Amerika Serikat,” katanya.

Selain kebijakan tarif, perlambatan ekonomi juga dipicu oleh kerentanan rantai pasok global yang berdampak pada kinerja perdagangan dan industri.

“Dan juga ini dipengaruhi oleh kerentanan dari rantai pasok global. Ini yang menyebabkan tadi kenapa perekonomian global itu sedikit menurun dari 3,3 menjadi 3,2 persen,” jelasnya.

Filianingsih turut menyinggung rencana penandatanganan kesepakatan antara Presiden Indonesia dan Presiden Amerika Serikat terkait tarif resiprokal. Ia berharap langkah tersebut dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian nasional.

“Dan sebentar lagi Bapak Presiden akan menandatangani, mudah-mudahan hasilnya ini memberi imun segar bagi perekonomian Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, BI terus memperkuat pengembangan ekonomi kerakyatan melalui pendekatan ekosistem yang menghubungkan UMKM, agregator, dan perbankan. Program hilirisasi sektor pangan serta perluasan akses pasar ekspor juga menjadi fokus untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Digitalisasi UMKM binaan turut diperluas guna meningkatkan daya saing di tingkat nasional. Dengan potensi ekonomi yang besar di wilayah kerja BI Malang, stabilitas daerah dinilai strategis dalam menopang ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global. [rin/roz]
ApresiasiIstimewa
ADVERTISEMENTseedbacklink
WhatsApp