![]() |
| (Doc. @santri_unisma) Ustadz Khoiruddin menyampaikan Mauidhoh Hasanah. |
Program tahunan tersebut digelar pada 9–23 Sya’ban 1447 H atau 28 Januari–11 Februari 2026 M. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan sebagai pengganti Turats Ramadhan karena bertepatan dengan masa libur perkuliahan. Materi yang dikaji meliputi kitab-kitab turats klasik serta pembinaan spiritual pada bulan Sya’ban sebagai persiapan menyambut Ramadhan.
![]() |
| (Doc. @santri_unisma) Ir. KH. M. Taqijjuddin Alawi-Taujihat Taujihat wal Irsyadat. |
“Nafsu manusia itu sama dengan nafsu binatang. Kalau tidak ada aturan, ya begitu. Aturan pondok itu untuk mengendalikan nafsu kita, agar istiqamah ibadah dan untuk kebaikan dunia akhirat,” ujarnya.
Mauidhoh Hasanah disampaikan Ustadz Khoiruddin selaku Khodimul Majlis Jama’ah Rusulullah. Ia menguatkan pesan tentang transformasi diri dan ketulusan beramal dengan mengutip hadits Rasulullah SAW, serta mengingatkan perjuangan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anaknya.
![]() |
| (Doc. @santri_unisma) Musafahah pengasuh dan santri. |
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin secara khusyuk. Suasana haru menyelimuti ruangan saat para santri diajak merefleksikan pengorbanan orang tua dan berkomitmen untuk istiqamah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
![]() |
| (Doc. @santri_unisma) Pembukaan dengan Mahallul Qiyam untuk suasana ruhaniah. |
Rekaman lengkap penutupan kegiatan dapat disaksikan melalui kanal YouTube SANTRI UNISMA
__________
*) Pewarta: Iftitakhul Arzaqiyah, Mahasiswa Universitas Islam Malang, Santri Pesantren Kampus Ainul Yaqin, Anggota Tim Multimedia Santri PKAY UNISMA.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.



