zmedia

Penutupan Dirosah Awal dan Turats Sya’ban 2026 PKAY UNISMA Berlangsung Khidmat

(Doc. @santri_unisma) Ustadz Khoiruddin menyampaikan Mauidhoh Hasanah.
HARIANCENDEKIA, MALANG - Pesantren Kampus Ainul Yaqin (PKAY) menutup rangkaian kegiatan Dirosah Awal dan Turats Sya’ban 2026 secara khidmat, Rabu (11/2/2026). Kegiatan yang berlangsung di Aula Mabna Ibnu Khaldun, Rusunawa 3 Unisma itu dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai dan dihadiri ratusan santri, pengasuh, serta keluarga besar pesantren.

Program tahunan tersebut digelar pada 9–23 Sya’ban 1447 H atau 28 Januari–11 Februari 2026 M. Tahun ini, kegiatan dilaksanakan sebagai pengganti Turats Ramadhan karena bertepatan dengan masa libur perkuliahan. Materi yang dikaji meliputi kitab-kitab turats klasik serta pembinaan spiritual pada bulan Sya’ban sebagai persiapan menyambut Ramadhan.
(Doc. @santri_unisma) Ir. KH. M. Taqijjuddin Alawi-Taujihat Taujihat wal Irsyadat.
Rangkaian acara diawali dengan pembacaan shalawat nabi yang menghadirkan suasana religius sebelum memasuki agenda utama. Puncak kegiatan diisi dengan Taujihat wal Irsyadat oleh Ir. KH. M. Taqijjuddin Alawi, S.T., M.T. Dalam tausiyahnya, ia menekankan pentingnya ketaatan santri terhadap peraturan pesantren dan menjaga adab kepada guru serta pengasuh.

“Nafsu manusia itu sama dengan nafsu binatang. Kalau tidak ada aturan, ya begitu. Aturan pondok itu untuk mengendalikan nafsu kita, agar istiqamah ibadah dan untuk kebaikan dunia akhirat,” ujarnya.

Mauidhoh Hasanah disampaikan Ustadz Khoiruddin selaku Khodimul Majlis Jama’ah Rusulullah. Ia menguatkan pesan tentang transformasi diri dan ketulusan beramal dengan mengutip hadits Rasulullah SAW, serta mengingatkan perjuangan orang tua dalam mendukung pendidikan anak-anaknya.
(Doc. @santri_unisma) Musafahah pengasuh dan santri.
“Orang tua mengirim kalian ke sini dengan uang dan darah mereka sendiri. Jangan sia-siakan perjuangan mereka,” tuturnya, seraya menegaskan pentingnya ketaatan kepada orang tua dan guru sebagai fondasi kesuksesan serta kontribusi bagi umat.

Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin secara khusyuk. Suasana haru menyelimuti ruangan saat para santri diajak merefleksikan pengorbanan orang tua dan berkomitmen untuk istiqamah mengamalkan ilmu yang telah diperoleh.
(Doc. @santri_unisma) Pembukaan dengan Mahallul Qiyam untuk suasana ruhaniah.
Kegiatan ini menjadi momentum reflektif bagi santri untuk memperkuat komitmen menaati tata tertib pesantren, menjaga adab kepada guru, serta menghargai perjuangan orang tua. Dengan bekal penguasaan turats dan pembinaan spiritual, santri PKAY UNISMA diharapkan siap menyambut Ramadhan 1447 H dengan semangat ibadah dan amal saleh.PKAY UNISMA menegaskan komitmennya menghadirkan program pembinaan yang mengintegrasikan pendidikan tinggi dan tradisi pesantren salaf guna mencetak generasi ulama yang intelektual serta intelektual yang berjiwa ulama. (*)

Rekaman lengkap penutupan kegiatan dapat disaksikan melalui kanal YouTube SANTRI UNISMA
__________
*) Pewarta: Iftitakhul Arzaqiyah, Mahasiswa Universitas Islam Malang, Santri Pesantren Kampus Ainul Yaqin, Anggota Tim Multimedia Santri PKAY UNISMA.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.

dukungan