![]() |
| (Doc. Istimewa) 24 siswa SMP Raudlotul Muttaqin berfoto bersama usai prosesi tasyakuran dan pelepasan kelulusan Tahun Ajaran 2025/2026, Minggu (14/6/2026) |
Acara yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut berjalan khidmat dan penuh suasana kekeluargaan. Kegiatan dihadiri unsur pemerintah daerah, tokoh pendidikan, tokoh agama, wali murid, serta masyarakat sekitar yang turut memberikan dukungan kepada para lulusan.
Turut hadir Anggota DPRD Kabupaten Malang H. Sugianto, S.Pd.I., Kepala Desa Ringinsari Slamet Winari, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Raudlotul Muttaqin KH. Mastuki, Pembina SMP Raudlotul Muttaqin Ali Fasha, M.Pd., Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Malang Munip, S.Ag., M.Pd., serta Kepala SMP Raudlotul Muttaqin Rika Indriani Rukmana Putri, S.Pd.
Prosesi pelepasan menjadi momen penting bagi para siswa setelah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun. Selain menjadi penanda berakhirnya masa belajar di tingkat SMP, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras siswa, guru, dan orang tua selama proses pendidikan berlangsung.
Pada kesempatan itu, sekolah memberikan penghargaan kepada siswa dengan capaian akademik terbaik. Nadiva Nanda Rohmania berhasil meraih peringkat pertama dengan rata-rata nilai akhir 92,50. Peringkat kedua diraih Zainul Hilmi Azuhri dengan nilai rata-rata 89,15, sedangkan peringkat ketiga diraih Lyla Fitri Romadhona dengan nilai rata-rata 89,03.
Pembina SMP Raudlotul Muttaqin, Ali Fasha, M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa keberhasilan pendidikan tidak semata diukur dari jumlah peserta didik, melainkan dari kualitas pembinaan yang diberikan kepada setiap siswa.
"Kami berharap seluruh lulusan dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki dan menjadi generasi yang membawa manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Munip, S.Ag., M.Pd., menilai SMP Raudlotul Muttaqin memiliki peluang besar untuk terus berkembang sebagai lembaga pendidikan yang unggul.
Menurutnya, keberadaan sekolah yang berada di lingkungan pondok pesantren menjadi kekuatan tersendiri dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak yang baik.
"Kolaborasi pendidikan formal dengan pendidikan pesantren merupakan modal penting untuk mencetak generasi yang berilmu dan berakhlakul karimah," katanya.
Kepala SMP Raudlotul Muttaqin, Rika Indriani Rukmana Putri, S.Pd., berpesan agar seluruh lulusan tidak berhenti belajar dan terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Ia juga mengajak para siswa untuk tetap menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan selama menempuh pendidikan di sekolah, baik dalam aspek akademik maupun kehidupan sehari-hari.
"Teruslah belajar, jangan takut bermimpi besar, dan jadilah pribadi yang membanggakan keluarga, sekolah, serta masyarakat," pesannya.
Selain prosesi pelepasan, acara juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni yang dibawakan siswa-siswi SMP Raudlotul Muttaqin. Beragam pertunjukan seperti tari tradisional dan pembacaan puisi berhasil memukau para tamu undangan yang hadir.
Suasana semakin meriah dengan penampilan drumband dari MTs Al-Hikmah Sindurejo, Kecamatan Gedangan, yang turut menghibur peserta dan tamu undangan.
Melalui kegiatan tasyakuran dan pelepasan ini, SMP Raudlotul Muttaqin kembali menegaskan komitmennya dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas, berlandaskan nilai-nilai keislaman, serta berorientasi pada pembentukan generasi yang cerdas, berprestasi, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
(roz/red)
