Harian Cendekia

UNISMA Gandeng Tarim Islamic University Yaman, Buka Peluang Studi dan Riset

UNISMA dan Tarim Islamic University menandatangani MoU kerja sama akademik, Foto. Unisma
Hariancendekia.com | Universitas Islam Malang (UNISMA) memperluas jejaring akademik internasional dengan menggandeng Tarim Islamic University, Yaman. Kerja sama ditandai penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Selasa (11/8/2026) di Gedung Umar Bin Khottob, UNISMA.

MoU tersebut menjadi pijakan kedua perguruan tinggi untuk memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, akademik, dan kebudayaan.

UNISMA diwakili Rektor Prof. Drs. Junaidi, M.Pd., Ph.D. Sementara Tarim Islamic University diwakili Dr. Hussein Abdulqadir Al-Idrus selaku rektor.

Dalam kesepakatan itu, kedua institusi berkomitmen membangun hubungan kelembagaan yang berkelanjutan dengan semangat saling memahami serta memperkuat kerja sama antarlembaga pendidikan Islam.

Salah satu poin penting ialah membuka dan mempromosikan kesempatan studi serta penerimaan mahasiswa di masing-masing perguruan tinggi.

Kerja sama ini membuka peluang mahasiswa UNISMA mendapatkan pengalaman akademik di Yaman. Sebaliknya, Tarim Islamic University juga dapat memperkenalkan kesempatan studinya kepada calon mahasiswa dari Indonesia.

Ruang lingkup kolaborasi tidak berhenti pada pendidikan formal. Kedua pihak juga sepakat mengembangkan kunjungan dan delegasi, pertukaran akademik dan penelitian, konferensi, seminar, hingga riset bersama.

Kegiatan akademik dan budaya bersama turut masuk dalam cakupan kerja sama. Program tersebut diharapkan memperluas pengalaman lintas budaya sekaligus memperkuat hubungan antarsivitas akademika.

Tarim Islamic University merupakan perguruan tinggi Islam yang berada di Tarim, Hadhramaut, Yaman. Kemitraan ini dinilai strategis bagi UNISMA untuk memperluas koneksi akademik dengan perguruan tinggi Islam di kawasan Timur Tengah.

Dalam pelaksanaannya, kedua institusi juga menyepakati pentingnya komunikasi berkelanjutan serta menjaga kerahasiaan data dan informasi yang dipertukarkan.

MoU berlaku selama empat tahun sejak penandatanganan dan dapat diperpanjang secara otomatis, kecuali salah satu pihak menyampaikan pemberitahuan tertulis untuk tidak memperpanjang setidaknya enam bulan sebelum masa berlaku berakhir.

Penandatanganan turut dihadiri jajaran pimpinan dan unsur strategis UNISMA, termasuk yayasan, para wakil rektor, pimpinan fakultas, Direktur Pascasarjana, Pesantren Ainul Yaqin, LPBA-BIPA, serta Lembaga Urusan Internasional.

Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti sebagai dokumen kelembagaan, tetapi berlanjut menjadi program nyata yang memberi manfaat bagi mahasiswa, dosen, peneliti, dan pengembangan hubungan perguruan tinggi Islam Indonesia-Yaman.

(red)