![]() |
| Ketua HMI Komisariat KHD periode 2026–2027 usai pelantikan di Malang, Foto. Istimewa |
Hariancendekia.com | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Ki Hadjar Dewantara (KHD) Cabang Malang resmi memulai babak baru kepemimpinan melalui Prosesi Pelantikan Pengurus Periode 2026–2027. Mengusung gagasan pembaruan bertajuk "KHD BERDAYA: Berkarakter, Mengedukasi, dan Berkarya", momentum sakral ini berlangsung penuh khidmat di Aula Kantor Kecamatan Kedungkandang, Malang, pada Ahad (27/9/2026).
Pelantikan ini menjadi ajang konsolidasi gagasan sekaligus rekonstruksi arah juang organisasi di tengah dinamika gerakan mahasiswa yang kian kompleks. Taufiqurrahman resmi dilantik sebagai Ketua Umum HMI Komisariat Ki Hadjar Dewantara bersama jajaran kepengurusan yang baru.
Dalam sambutan perdananya, Taufiqurrahman menegaskan bahwa gagasan "KHD BERDAYA" yang dibawanya bukanlah sekadar slogan retoris, melainkan manifesto gerakan yang terukur dan berorientasi pada hasil.
"KHD BERDAYA bukan hanya narasi biasa, melainkan harapan dan tujuan arah gerak organisasi HMI Komisariat KHD agar lebih berkarakter, mengedukasi, dan berkarya. Berdaya yang kami maksud merakup empat pilar utama: berdaya intelektual, berdaya kaderisasi, berdaya kolektif, dan berdaya karya," tegas Tum Fiko di atas podium kehormatan.
Ia menyoroti pentingnya HMI Komisariat Ki Hadjar Dewantara untuk kembali pada tradisi keilmuan yang kritis namun tetap solutif bagi umat dan bangsa. Menurutnya, penguatan basis kaderisasi yang berkarakter dan soliditas kolektif merupakan fondasi utama agar mampu melahirkan karya-karya nyata yang bernilai bagi peradaban.
Momentum tersebut semakin berbobot dengan hadirnya jajaran alumni dari Rayon Korps Alumni HMI (RAYON KAHMI). Dalam sambutannya, Pimpinan Rayon KAHMI menegaskan pesan histori yang mendalam kepada seluruh kader yang dilantik untuk mengingat akar sejarah perjuangan di kawasan Universitas Insan Budi Utomo yang dulunya IKIP Budi Utomo.
"Kembalikan kegarangan HMI Budi Utomo! Garang dalam dialektika pemikiran, garang dalam membela kebenaran, serta garang dalam melahirkan karya-karya progresif. HMI harus kembali menjadi episentrum gerakan intelektual yang disegani dan memberi dampak nyata," ujar Pimpinan Rayon KAHMI UIBU.
Prosesi pelantikan ini ditutup dengan komitmen bersama seluruh kader dalam menginternalisasi khittah perjuangan. Melalui kepengurusan baru di bawah nakhoda Taufiqurrahman, HMI Komisariat KHD bersiap memproyeksikan diri sebagai laboratorium kepemimpinan yang adaptif, berintegritas, dan bertaji dalam mengawal dinamika kebangsaan serta keumatan. (Red)
