zmedia

HAMD Festival 2025: Wadah Emas Mencetak Duta Wicara Jawa Timur Berkelas Nasional

(Doc. Pewarta) Para finalis dan pemenang Duta Wicara Jawa Timur 2025 berpose bersama dewan juri dan tamu kehormatan pada malam Grand Final HAMD Festival 2025 di MCC Malang.
HARIANCENDEKIA, MALANG - Kota Malang kembali menjadi tuan rumah lahirnya generasi muda berprestasi melalui Grand Final Pemilihan Duta Wicara Jawa Timur 2025 yang digelar HAMD Public Speaking dalam rangkaian HAMD Festival 2025 di Malang Creative Center (MCC), Minggu (23/11).

Ajang ini menjadi ruang pengembangan talenta muda Jawa Timur yang memiliki kemampuan komunikasi unggul, kepercayaan diri, serta jiwa kepemimpinan. Para finalis yang terpilih melewati proses seleksi ketat, tidak hanya dinilai berdasarkan teknik berbicara, tetapi juga kemampuan berpikir kritis, etika komunikasi, dan kontribusi sosial.

Pada malam puncak, rangkaian penjurian dimulai dari babak Top 6 dan dilanjutkan ke Top 3 untuk menentukan pemenang utama. Dewan juri yang hadir berasal dari berbagai latar belakang profesional, di antaranya Drs. Agoeng Soedir Poetra (Direktur Color Model Inc dan pageant coach), Nur Kholis, S.S., M.I.Kom. (MC profesional dan akademisi), Chaterina Sherly Meliana, S.E., M.M. (Miss Universe Indonesia Jawa Timur 2023), Nadia Sheren Maulina, S.IP. (Miss Jawa Timur 2024), dan Zenitha Kurnia Putri, S.I.Kom., M.I.Kom., CPS (trainer bersertifikasi BNSP). Kehadiran para juri tersebut menegaskan kualitas kompetisi ini sebagai salah satu festival public speaking paling prestisius di Jawa Timur.

Hasil akhir menetapkan Tara Anastasia asal Kota Malang sebagai Winner Duta Wicara Jawa Timur 2025. Posisi Runner Up 1 diraih Tara Aliya dari Kabupaten Sumenep, disusul Runner Up 2 oleh Tara Defrin dari Kabupaten Lamongan.

Acara turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Kota Malang, Baihaqi, S.Pd., S.E., M.Si., CGCAE, yang hadir mewakili Wali Kota Malang. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya ajang ini sebagai wadah pembinaan generasi muda yang kreatif dan berdaya saing.

“HAMD Festival bukan sekadar kompetisi berbicara, tetapi sebuah gerakan untuk melahirkan pemuda-pemudi yang mampu menyuarakan gagasan dengan elegan dan penuh makna,” ujarnya.

Founder HAMD Public Speaking, Fahrur Rozi, juga menegaskan bahwa ajang ini menjadi bukti bahwa setiap individu memiliki peluang untuk berprestasi selama bersedia berjuang. Ia menambahkan bahwa Pemilihan Duta Wicara Jawa Timur akan terus dikembangkan menjadi kompetisi tahunan dengan cakupan yang lebih luas, termasuk menuju level nasional.

Tidak hanya menjadi ajang kompetisi, HAMD Festival 2025 juga memperkuat kolaborasi lintas sektor kreatif dalam mendukung perkembangan potensi generasi muda. Malam final ini menjadi momentum bagi para peserta untuk menghadirkan inspirasi, membangun keberanian berbicara, dan menularkan semangat komunikasi bermakna. (Red)
ADVERTISEMENT Seedbacklink