![]() |
| (Doc. Istimewa) Pemuda Desa Saketa bergerak cepat membangun jembatan darurat secara swadaya. |
Pertemuan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap akses dan keselamatan masyarakat, mengingat jembatan yang digunakan saat ini masih bersifat darurat. Jembatan sementara tersebut dibangun secara swadaya oleh Abdul Rojak bersama salah satu tokoh masyarakat Desa Saketa, Hi. Bachtiar.
Dalam keterangannya, Abdul Rojak menjelaskan bahwa aspirasi ini disampaikan karena kondisi lapangan yang mendesak dan kebutuhan masyarakat terhadap sarana infrastruktur yang lebih layak.
"Saya bertemu Pak Wagub untuk menyampaikan keluhan dari masyarakat, diantaranya tentang pembangunan jembatan yang ada di Desa Balitata, Kecamatan Gane Barat, Halmahera Selatan dan Jalan trans Lalubi, kecamatan gane timur. Pertemuan tersebut saya yang menginisiasi karena saya dan salah satu pengusaha dan juga orang tua kami di Desa Saketa, Hi. Bachtiar, telah menginisiasi pembangunan jembatan darurat di Desa Balitata. Jadi harapan saya ke depannya jembatan yang layak dapat dibangun untuk kepentingan masyarakat,” ujar Abdul Rojak.
Abdul Rojak menambahkan bahwa Wakil Gubernur menyambut baik aspirasi yang disampaikan dan memberikan arahan mengenai langkah administratif yang harus dipenuhi.
"Hasil dari pertemuan saya tersebut, Pak Wagub menyambut baik aspirasi yang saya sampaikan. Pak Wagub juga menyampaikan beberapa poin administratif yang harus melibatkan pemerintah kabupaten Halmahera Selatan dan pemerintah desa setempat. Insya Allah setelah ini saya akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna menyampaikan poin-poin tersebut," tambahnya.
Melalui pertemuan ini, Abdul Rojak berharap pemerintah provinsi dapat memberikan perhatian lebih terhadap kebutuhan infrastruktur dasar di wilayah Gane Barat, serta memperkuat sinergi antara masyarakat dan pemerintah dalam mendorong pemerataan pembangunan di Maluku Utara. (Adv)
