zmedia

PKKMB Politeknik Statistika STIS 2025: Membentuk Mahasiswa Beretika melalui Kuliah Umum

(Doc. Pewarta) Mahasiswa Baru Politeknik Statistika STIS fokus mengikuti pembekalan etika dan pengenalan kampus.
HARIANCENDEKIA, JAKARTA - Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru atau PKKMB Politeknik Statistika STIS 2025 resmi dimulai pada Jumat, 7 November 2025. Tidak hanya itu, ada hal menarik dari PKKMB tahun ini: kegiatan dilaksanakan beriringan dengan perkuliahan. Artinya, para mahasiswa baru akan mengikuti PKKMB setiap akhir pekan.

Matahari belum tampak, namun langit sudah menampakkan semburat biru muda sekitar pukul 05.45. Di bawah langit itu, mahasiswa dan mahasiswi baru—selanjutnya disebut maba-miba—lengkap dengan pakaian hitam-putih serta co-card berisi Nomor Induk Mahasiswa Baru (NIMB), mulai memasuki gerbang selatan menuju masjid kampus. Di depan masjid, Tibum (Seksi Ketertiban Umum) telah bersiap memeriksa kelengkapan atribut mereka, mulai dari tas, pakaian, hingga rambut.

Setelah itu, mereka mengikuti apel pagi yang dipimpin oleh Bapak Wahyuddin selaku Ketua Unit Pembina Kemahasiswaan. Sebanyak 350 maba-miba berbaris sesuai kelompok masing-masing dengan total 36 kelompok. Mereka mengikuti upacara dengan khidmat. Dua perwakilan maba, yaitu Muhammad Ikhsan dari Kelompok 25 dan Rahelia Nur Arina dari Kelompok 4, diserahkan secara simbolis untuk mengikuti kegiatan ini.

Usai apel, para mahasiswa kemudian diarahkan ke auditorium untuk mengikuti rangkaian kegiatan utama PKKMB, yaitu kuliah umum sebanyak empat sesi. Namun, sebelum kegiatan dimulai, barang bawaan mereka terlebih dahulu diperiksa sesuai ketentuan. Maba-miba tidak diperbolehkan membawa barang selain yang telah diinstruksikan.

Sesi demi sesi kuliah umum pun dimulai. Kuliah umum ini dibawakan oleh narasumber internal yang tak lain adalah dosen dan staf Politeknik Statistika STIS sendiri. Para civitas akademika ini memperkenalkan “siapa” STIS yang selama ini menjadi harapan dan doa para maba-miba.

Kuliah umum pertama adalah pengenalan program studi yang disampaikan oleh masing-masing ketua jurusan, yaitu Bapak Agung Priyo Utomo (D-III Statistika), Bapak Ibnu Santoso (D-IV Komputasi Statistik), Bapak Azka Ubaidillah (D-IV Statistika), dan Bapak Hardius Usman (Wakil Direktur II). Setelah itu, sesi dilanjutkan dengan pengenalan Bagian Umum serta Badan Administrasi dan Akademik Kemahasiswaan yang dipimpin oleh Bapak Bambang Nurcahyo (BAU) dan Bapak Nurseto Wishnumurti (BAAK).

Untuk menyegarkan suasana, dilakukan ice breaking berupa watermelon dance. Setelah itu, maba-miba kembali mengikuti kuliah umum sesi ketiga, yaitu pengenalan Unit Perpustakaan (Bapak Achmad Prasetyo), Unit Teknologi Informasi (Bapak Farid Ridho), dan Unit Humas, Kerja Sama, dan Hukum (Ibu Avi R. Widya). Terakhir, kuliah umum ditutup dengan pengenalan Satuan Penjamin Mutu (SPM), Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), serta Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (P3M) yang dibawakan oleh Ibu Nucke Widyowati (Kepala SPM), Ibu Novi Hidayat Pusponegoro (Ketua LSP), dan Bapak Arie Wahyu Wijayanto (Ketua P3M).

Selama mendengarkan materi, maba-miba wajib menjaga sikap dan posisi duduk. Badan harus tegak selama kuliah berlangsung, kaki tidak boleh disilangkan, serta tangan harus aktif mencatat materi yang disampaikan. Jika melakukan hal-hal di luar ketentuan, seperti tidur atau bergerak berlebihan, mereka akan dikenai poin pelanggaran etika oleh kakak Tibum.

Pukul 15.30, kegiatan di auditorium ditutup dengan evaluasi serta kuis harian untuk menguji pemahaman mahasiswa terhadap materi kuliah umum. Setengah jam kemudian, mahasiswa dengan tertib dipimpin oleh Tibum menuju lapangan untuk mengikuti apel penutupan. Pembina upacara pada apel penutupan kali ini adalah Ibu Atik Maratis. Dengan demikian, berakhirlah perjalanan maba-miba dalam pembukaan PKKMB.

Kegiatan selama satu hari penuh ini melatih conscience mereka untuk menghargai ilmu serta sosok yang menyampaikan ilmu tersebut, terutama saat nantinya mereka menjalani perkuliahan. Harapannya, di kelas nanti mereka memiliki kesadaran untuk belajar dengan penuh tanggung jawab, sehingga tumbuh menjadi mahasiswa dan calon ahli statistika yang beretika. (*)

*) Penulis: Nathania Nandika Calluella, Mahasiswi qPoliteknik Statistika STIS.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.
ADVERTISEMENT Seedbacklink