zmedia

BSO Sanggar Sedaya Gelar Sedaya Art Showcase Bertema Harmony of Nature dengan Karya Seni dan Penampilan Kreatif Mahasiswa FMIPA

(Doc. Pewarta) BSO Sanggar Sedaya Sedaya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)  mengadakan Sedaya Art Showcase.
HARIANCENDEKIA, MALANG - BSO Sanggar Sedaya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) sukses menggelar Sedaya Art Showcase di Gedung Usman bin Affan pada Senin (22/12/2025). Kegiatan ini menjadi ruang apresiasi seni yang menampilkan berbagai karya dari divisi Mading Madya, Seni Rupa Kelopak, divisi Musik Bio-Band, Tari Sekar Wangi, dan Teater Geor.

Mengusung tema “Harmony of Nature”, pameran seni dikemas dengan tata cahaya dan penataan ruang yang menarik sehingga mampu menonjolkan setiap karya yang dipamerkan. Tidak hanya menghadirkan karya lukis, pameran ini juga menyajikan filosofi karya dalam bentuk tulisan yang disusun oleh Divisi Mading Madya, menambah nilai reflektif dan edukatif bagi pengunjung.
(Doc. Pewarta) Penampilan kegiatan acara Sedaya Art Showcase yang digelar oleh BSO Sedaya Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA).
Konsep acara yang disesuaikan dengan nama Art Showcase menjadikan kegiatan ini tak hanya sebatas pameran, tetapi juga panggung pementasan seni. Acara diawali dengan sambutan Ketua Pelaksana dan Ketua Umum BSO Sanggar Sedaya FMIPA, kemudian dilanjutkan dengan rangkaian penampilan dari berbagai divisi.

Divisi Musik Bio-Band membuka panggung pementasan melalui penampilan Nazamira yang membawakan lagu Ours to Keep. Penampilan ini sukses membangkitkan antusiasme penonton, terlebih dengan dua lagu yang dibawakan pada awal dan akhir acara, yang ditutup dengan lagu bertajuk “Cermin”.

Selanjutnya, Divisi Tari Sekar Wangi menampilkan tarian tradisional yang dibawakan oleh Radhika. Perpaduan gerak tubuh yang selaras dengan alunan musik, serta mimik wajah yang ekspresif, berhasil memukau penonton dan mengundang riuh tepuk tangan.
(Doc. Pewarta) Penampilan Tari Tradisional oleh Divisi Tari Sekarwangi.
Penampilan kemudian dilanjutkan oleh Divisi Teater Geor melalui sajian musikalisasi puisi. Pada sesi pertama, Widi membawakan puisi berjudul Hujan di Bulan Juni, dilanjutkan sesi kedua oleh Diki dengan puisi bertajuk Duka Tanpa Ibu, yang menghadirkan suasana haru dan reflektif.

Usai rangkaian pementasan, acara dilanjutkan dengan peringatan dies natalis melalui prosesi pemotongan tumpeng oleh Ketua Umum BSO Sanggar Sedaya bersama perwakilan anggota istimewa. Kegiatan kemudian ditutup dengan menyanyikan lagu Gagal Sarjana yang dipimpin oleh anggota istimewa dan panitia Sedaya.

Nginul Yaqin, selaku Ketua Umum Badan Semi Otonom Sanggar Sedaya FMIPA, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah menyukseskan kegiatan ini. “Saya berharap melalui kegiatan ini kita dapat terus belajar dalam berorganisasi dan berkarya, serta mengambil pelajaran dari Sedaya Art Showcase sebagai bekal untuk menyelenggarakan kegiatan yang lebih baik di masa depan,” ujarnya. (*)
_________
*)Pewarta: Isfi Sofwatulmuna.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.
ADVERTISEMENTseedbacklink