zmedia

Ketua Baru PMII UNISMA, Fawaid: PMII Harus Jadi Ruang Tumbuhnya Kader Berintegritas, Beretika dan Tanggung Jawab

(Doc. Istimewa) Fawaid Ketua Terpilih PMII Komisariat UNISMA periode 2025–2026.
HARIANCENDEKIA, MALANG - Fawaid resmi terpilih sebagai Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Unisma masa khidmat 2025–2026. Penetapan tersebut berlangsung dalam Rapat Tahunan Komisariat (RTK) XXXVIII yang digelar pada Minggu hingga Selasa, 4–6 Januari 2026, di Sekretariat PMII UNISMA.

Dalam wawancara khusus bersama Hariancendekia.com, Fawaid menegaskan bahwa RTK ke-XXXVIII menjadi momentum refleksi bagi PMII Komisariat UNISMA untuk kembali meneguhkan jati dirinya sebagai organisasi kader, pergerakan, dan intelektual.

“Forum RTK ini menjadi refleksi bersama bahwa PMII harus kembali meneguhkan jati dirinya. PMII Komisariat UNISMA tidak boleh berjalan hanya sebatas seremonial, melainkan harus terencana, responsif, adaptif, dan berorientasi pada keberlanjutan kaderisasi serta gerakan,” ujarnya.

Ia menyampaikan, visi utama kepemimpinannya adalah menjadikan PMII Komisariat UNISMA sebagai ruang kaderisasi yang berkarakter, berkompetensi, dan memiliki keilmuan yang relevan dengan tantangan zaman.

“PMII harus menjadi tempat tumbuhnya kader yang berintegritas, beretika, dan bertanggung jawab atas setiap amanah yang diberikan. Visi ini akan diwujudkan melalui penguatan sistem kaderisasi, pengembangan kapasitas intelektual kader, serta penataan organisasi yang lebih tertib dan partisipatif,” katanya.

Terkait strategi penguatan kader, Fawaid menekankan pentingnya internalisasi nilai-nilai ke-PMII-an dan ke-Aswaja-an secara berkelanjutan, baik melalui kaderisasi formal maupun nonformal.

“Kami akan mendorong budaya intelektual melalui diskusi rutin, kajian isu, dan pengembangan literasi agar kader terbiasa berpikir kritis dan argumentatif. Selain itu, kader juga diarahkan terlibat langsung dalam advokasi, pengabdian masyarakat, serta respons terhadap isu kampus dan sosial,” jelasnya.

Menurutnya, keterlibatan langsung dalam praktik gerakan menjadi kunci agar kader PMII tidak hanya memahami teori, tetapi juga matang dalam kerja-kerja nyata di lapangan.

Menutup pernyataannya, Ahmad Fawaid mengajak seluruh kader PMII Komisariat UNISMA untuk tetap konsisten berproses dan berkhidmat dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

“Saya mengajak seluruh kader untuk menjadikan PMII sebagai ruang belajar bersama. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun persatuan dan komitmen terhadap nilai-nilai organisasi harus tetap dijaga. Mari kita rawat PMII dengan kerja nyata,” pungkasnya. [ryn/roz]
ADVERTISEMENTseedbacklink