![]() |
| (Doc. Hariancendekia.com) Penumpang memadati area kedatangan Stasiun Malang saat puncak arus balik Nataru 2025/2026. |
Berdasarkan data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya, total pergerakan penumpang di Stasiun Malang hingga Minggu pagi tercatat 7.034 orang. Dari jumlah tersebut, arus kedatangan mendominasi dengan 3.706 penumpang, sementara penumpang berangkat tercatat 3.328 orang.
“Angka ini diperkirakan terus bertambah hingga malam, seiring masih beroperasinya perjalanan kereta api jarak jauh,” kata Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Mahendro menjelaskan, lonjakan penumpang yang datang di akhir masa libur Nataru menunjukkan fase krusial arus balik, sejalan dengan dimulainya kembali aktivitas kerja dan pendidikan. Kondisi ini juga dinilai sebagai indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api.
“Lonjakan penumpang tiba di akhir masa libur Nataru mencerminkan kepercayaan masyarakat yang semakin kuat terhadap layanan kereta api. Keselamatan, ketepatan waktu, dan faktor kenyamanan menjadikan kereta api pilihan utama untuk perjalanan kembali ke kota asal,” ujarnya.
Secara kumulatif, sejak 18 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026, Stasiun Malang telah melayani 146.020 penumpang. Jumlah ini meningkat sekitar 7,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 135.452 penumpang. Dari total tersebut, sebanyak 68.752 penumpang merupakan arus kedatangan, sedangkan 77.268 penumpang tercatat berangkat.
KAI Daop 8 Surabaya memastikan seluruh layanan tetap berjalan optimal hingga akhir masa libur Nataru pada Minggu malam. Di tengah puncak arus balik, tiket kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya masih tersedia, termasuk untuk sejumlah perjalanan dengan potongan harga hingga 30 persen bagi kereta api ekonomi komersial.
“KAI mengimbau masyarakat yang masih merencanakan perjalanan agar segera memanfaatkan ketersediaan tiket dan promo yang masih berlangsung. Pemesanan tiket dapat dilakukan dengan mudah, cepat, dan praktis melalui aplikasi Access by KAI,” pungkas Mahendro.
KAI juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keselamatan, ketepatan waktu, serta kenyamanan perjalanan selama periode Nataru dengan memastikan kesiapan sarana, prasarana, dan petugas di lapangan agar puncak arus balik berjalan aman dan lancar. [yun/ryn]
