![]() |
| (Doc. Istimewa) Lia Istifhama apresiasi langkah tegas BGN suspend SPPG nasional. |
Lia menyebut langkah evaluatif tersebut mencerminkan keseriusan pemerintah dalam memastikan program sosial berjalan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan. Ia menilai kebijakan ini penting untuk menjamin manfaat program dapat dirasakan optimal oleh masyarakat.
“Kami sangat mendukung langkah tegas BGN. Ini mencerminkan adanya perbaikan tata kelola serta komitmen kuat pemerintah dalam menjalankan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujarnya, Kamis (26/03/2026).
Menurutnya, penghentian sementara ribuan SPPG bukan sekadar tindakan administratif, tetapi bagian dari penguatan sistem pengawasan di lapangan. Evaluasi menyeluruh dinilai menjadi kunci untuk memastikan distribusi bantuan berjalan tepat sasaran.
Ia juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut selaras dengan arah pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam memastikan program kesejahteraan berjalan efektif dan berkelanjutan.
Program MBG, lanjut Lia, merupakan program strategis karena berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, khususnya peningkatan kualitas gizi. Namun, ia mengingatkan bahwa implementasi di lapangan harus terus diawasi secara konsisten.
“Program ini sangat mulia, tetapi harus benar-benar tepat sasaran. Prioritas seharusnya diberikan kepada kelompok ekonomi terbawah dan rentan, termasuk pondok pesantren,” tegasnya.
Lia menambahkan, kelompok masyarakat pada desil 1 hingga desil 3 harus menjadi fokus utama penerima manfaat. Hal ini penting agar program tidak melenceng dari tujuan awalnya dalam mengurangi kesenjangan gizi nasional.
Ia menilai, kebijakan suspend terhadap SPPG dapat menjadi momentum strategis untuk memperkuat kualitas layanan gizi nasional. Dengan evaluasi komprehensif, standar pelayanan diharapkan meningkat dan keamanan pangan lebih terjamin.
Lebih jauh, Lia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat, lembaga pelaksana, serta pengawasan publik dalam memastikan keberhasilan program. Transparansi dan akuntabilitas dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat.
Dengan penguatan tata kelola dan pengawasan berkelanjutan, Program Makan Bergizi Gratis diyakini mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat sekaligus memperkuat legitimasi program pemerintah di mata publik.
(rin/red)
