zmedia

Rapat Koordinasi PKD Rayon Pencerahan Galileo UIN Malang Perkuat Kaderisasi Saintis-Aktivis

(Doc. Istimewa) Peserta rapat koordinasi PKD Rayon Galileo berpose bersama
Kota Malang, Hariancendekia.com - Rayon Pencerahan Galileo menggelar rapat koordinasi Pelatihan Kader Dasar (PKD) bertema “Membentuk Kader Saintis-Aktivis: Berpikir Kritis, Bergerak Strategis” di Gedung B UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Rabu (29/04/2026).

Kegiatan ini diikuti pengurus dan panitia sebagai langkah awal menyusun arah kaderisasi yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Rapat koordinasi PKD tersebut difokuskan untuk menyatukan visi dalam proses pengkaderan. Selain itu, forum ini menjadi upaya meningkatkan kualitas kader agar tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas dan kepekaan sosial.

Ketua Rayon Pencerahan Galileo, Tubagus Muh Zaka Ibnu Yazid, menegaskan bahwa rapat koordinasi ini menjadi fondasi penting dalam proses kaderisasi ke depan. Ia menilai, perencanaan yang matang akan menentukan kualitas kader yang dihasilkan.

“Rapat koordinasi PKD ini jadi langkah awal buat memastikan proses kaderisasi berjalan lebih terarah dan berkualitas. Kami ingin melahirkan kader yang bukan cuma kuat secara intelektual, tapi juga punya integritas dan siap berkontribusi nyata di tengah masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, CO Pengkaderan Rayon Pencerahan Galileo, Alfin Najah Hasan, menyebut PKD memiliki peran strategis dalam pembentukan karakter kader. Menurutnya, kegiatan ini tidak sekadar formalitas, tetapi menjadi ruang pembinaan yang menentukan arah gerak organisasi.

“PKD bukan sekadar kegiatan formal, tapi ruang pembentukan karakter kader. Lewat koordinasi ini, kita samakan visi biar proses pengkaderan bisa mencetak kader yang kritis, progresif, dan punya militansi tinggi,” katanya.

Di sisi lain, CO Gerakan Rayon Pencerahan Galileo, Muhammad Zaidan Tri Saputra, menekankan pentingnya keterlibatan kader dalam merespons isu sosial di lingkungan sekitar. Ia mendorong kader untuk tidak hanya aktif dalam forum internal.

“Kami dorong kader Galileo supaya nggak cuma aktif di forum, tapi juga responsif terhadap isu sosial. Kader harus bisa berpikir strategis dan bergerak taktis, jadi kehadirannya benar-benar dirasakan di lingkungan sekitar,” ungkapnya.

Melalui rapat koordinasi PKD ini, Rayon Pencerahan Galileo berharap dapat melahirkan kader saintis-aktivis yang adaptif dan responsif. Kader diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata serta menjawab tantangan sosial di masyarakat.

(fin/red)
-Advertisement-iklan