![]() |
| (Doc. Istimewa) Materi yang disampaikan Rio Ardie Fernando., S.E., RTA., AWP saat mengisi kegiatan di Komunitas Investor Saham Pemula (ISP) Semarang |
Semarang - Hariancendekia.com - Investor Saham Pemula atau yang dikenal dengan ISP merupakan komunitas bagi masyarakat yang ingin belajar dan terjun sebagai investor di Pasar Modal. ISP sendiri telah berdiri sejak 2014 yang berpusat di Jakarta. Kemudian seiring berkembangnya komunitas, akhirnya menyebar di berbagai Provinsi. Salah satunya di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Investor Saham Pemula (ISP) Semarang tahun periode 2026 memiliki pengurus sebanyak 20 orang yang terdiri dari Mahasiswa di Kota Semarang seperti POLINES, UNDIP, UNNES, UNIMUS, dan UIN. Kemudian untuk jumlah anggota yang telah tergabung dalam komunitas ini sebanyak 300 lebih. Semua tentu didukung karena keinginan kuat yakni belajar Investasi di Pasar Modal seperti saham, reksadana, dan Obligasi.
Narasumber dalam kegiatan ini ialah Rio Ardie Fernando., S.E., RTA., AWP selaku Ketua ISP Semarang sekaligus sebagai Investment Specialist di Mirae Asset Sekuritas yang menjelaskan bahwa ISP ini sebagai wadah satu kesatuan komunitas untuk belajar saham.
![]() |
| (Doc. Istimewa) Suasana saat sesi materi yang di selenggarakan Komunitas Investor Saham Pemula Semarang |
Awal dari didirikannya ISP Semarang karena ia berfikir jika masih banyak masyarakat Indonesia khususnya warga semarang yang masih bingung terkait investasi yang legal/illegal, mekanisme pasar modal, cara Analisa saham dan lain sebagainya. Maka dari itu dibentuklah Komunitas ISP Semarang ini.
Adapun jadwal edukasi di Bulan April ini akan di selenggarakan pada hari berikut:
- Tanggal 10 April 2026 dengan Tema: Aksi korporasi dan momentum saham.
- Tanggal 14 April 2026 dengan Tema: Fundamental Analisa dan Saham Undervalue.
- Tanggal 19 dan 26 April 2026: Kopdar ISP Semarang.
Dalam zoom meeting bersama Pengurus ISP kemarin, Rio Ardie menyoroti Investor saham dan masyarakat umum masih bingung dalam menganalisa, menentukan, dan screening saham maupun tujuan investasi mereka baik secara jangka Panjang atau jangka pendek.
Dalam sesi zoom kemarin, ia menekankan bahwa pentingnya belajar dan praktek Investasi untuk masa depan untuk membuat habit ekosistem yang tidak terlalu konsumtif dan lebih menghargai uang guna investasi produk keuangan seperti saham dan reksadana. Tentunya semua itu di iringi dengan upgrade skill, belajar, dan sharing dalam kegiatan ISP ini.
Ia menegaskan Investor Saham Pemula (ISP) ini tidak hanya sebatas komunitas di Pasar Modal saja. Namun sebagai partnership dalam Sertifikasi Profesi bagi anggota yang ingin berkecimpung profesi di industry keuangan seperti Sekuritas.
Untuk memastikan hal tersebut terwujud, ia rutin dalam melakukan kolaborasi dengan instansi dan organisasi kampus seperti FinPlan, KSPM, HIMA, dan lainnya.
Diakhir sesi zoom kemarin ia berpesan kepada pengurus agar tidak ragu dalam melangkah dan terus berkomitmen dalam proses upgrade diri mereka sendiri.
"Jika dalam berproses mu terdapat rintangan itu hal yang wajar, dan selagi masih muda gagalah sebanyak-banyaknya hingga kuota gagal habis dan yang tersisa kuota suksesnya"
(adv)


