![]() |
| (Doc. Istimewa) Nasaruddin Umar menyerahkan penghargaan kepada MAN berprestasi nasional dan internasional |
Perubahan wajah pendidikan madrasah itu mendapat apresiasi langsung dari Kementerian Agama Republik Indonesia. Sebanyak sembilan MAN terbaik menerima penghargaan khusus dalam agenda Penguatan Madrasah Mendunia dan Penyerahan Sertifikat IB Diploma Programme di Serpong, Jumat, 22 Mei 2026.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung Menteri Agama Nasaruddin Umar sebagai bentuk pengakuan atas capaian akademik dan daya saing global madrasah Indonesia.
Dalam sambutannya, Nasaruddin Umar menegaskan bahwa madrasah harus berani melompat lebih jauh dan tidak cepat puas dengan capaian saat ini. Menurutnya, era pendidikan global menuntut madrasah bergerak lebih agresif dalam inovasi.
Ia juga mendorong kepala madrasah mulai mengadopsi kurikulum internasional, termasuk International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP), agar lulusan madrasah mampu bersaing di tingkat dunia.
Salah satu sorotan utama datang dari MAN Insan Cendekia OKI. Madrasah tersebut disebut mencatat Letter of Acceptance (LoA) terbanyak dari kampus top 100 dunia. Capaian itu memperlihatkan semakin terbukanya peluang siswa madrasah menembus universitas elite internasional.
Tak kalah mencolok, MAN Insan Cendekia Serpong meraih sejumlah prestasi strategis sekaligus. Mulai dari penerima Beasiswa Garuda terbanyak tahun 2026, capaian tinggi asesmen nasional, hingga menjadi pionir implementasi sertifikasi IB Diploma Programme di lingkungan madrasah.
Sementara itu, MAN 2 Kota Malang tampil dominan dalam bidang sains. Madrasah ini menjadi juara umum di berbagai kompetisi nasional serta menyumbang medali emas internasional terbanyak dalam beberapa tahun terakhir.
Daftar penerima penghargaan lainnya meliputi MAN Insan Cendekia Kota Batam, MAN Insan Cendekia Pekalongan, MAN 2 Pekanbaru, MAN 2 Makassar, MAN 2 Kudus, dan MAN 4 Jakarta.
Sebagai dukungan lanjutan, pemerintah juga menyerahkan bantuan laptop kepada seluruh madrasah penerima penghargaan. Bantuan itu diharapkan mempercepat digitalisasi pembelajaran dan pengembangan inovasi pendidikan.
(zal/red)
