![]() |
| (Doc. Istimewa) Foto bersama usai kegiatan KSATRIA LITERAYA 2026 di Universitas Insan Budi Utomo |
Acara dimulai pukul 08.30 WIB dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti seluruh peserta. Setelah laporan Ketua Pelaksana, kegiatan dilanjutkan sambutan dari Ketua HMPS KSATRIA dan Ketua Program Studi PBSI sekaligus pembukaan resmi acara.
Ketua HMPS KSATRIA, Sam Fiko, mengatakan KSATRIA LITERAYA bukan sekadar agenda seremonial, melainkan gerakan budaya untuk memperkuat literasi di kalangan generasi muda.
«"Hari ini kita melihat antusiasme yang luar biasa dari teman-teman SLTA se-Malang Raya. Melalui KSATRIA LITERAYA, kami ingin membuktikan bahwa literasi tidak pernah kaku. Lewat lomba orasi, kita mengasah ketajaman berpikir dan keberanian bersuara. Lewat puisi, kita merawat kelembutan jiwa. Ini adalah wadah bagi para ksatria muda untuk menumpahkan ide, gagasan, dan keresahan mereka secara estetis," ujarnya.»
Menurutnya, literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga membangun keberanian menyampaikan gagasan secara kritis dan bertanggung jawab di tengah perkembangan era digital.
Sementara itu, Ketua Prodi PBSI Universitas Insan Budi Utomo, Nur Wakhid Mulyono, M.Pd., mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan yang digagas HMPS KSATRIA. Ia menilai mahasiswa mampu mengambil peran sebagai penggerak literasi di lingkungan masyarakat.
«"Kami di Program Studi PBSI sangat bangga dengan inisiatif luar biasa dari HMPS KSATRIA. Kegiatan seperti ini adalah bukti nyata bahwa mahasiswa kita mampu menjadi motor penggerak literasi di masyarakat. Untuk para peserta dari tingkat SLTA se-Malang Raya, selamat untuk para pemenang lomba. Tunjukkan bahwa pemuda hari ini adalah pemuda yang literat, yang tidak hanya pandai membaca situasi, tetapi juga lantang menyuarakan kebenaran dan keindahan lewat bahasa," ungkapnya.»
Usai pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penampilan para pemenang lomba orasi dan lomba puisi. Berbagai isu sosial diangkat melalui orasi, sementara pembacaan puisi menghadirkan nuansa sastra yang mendapat apresiasi dari para peserta dan tamu undangan.
Kemeriahan acara juga semakin terasa melalui penampilan seni budaya mahasiswa PBSI, mulai dari tari tradisional hingga musikalisasi puisi. Beragam pertunjukan tersebut menjadi pelengkap semangat literasi yang diusung dalam kegiatan.
Di area luar Amfiteater, mahasiswa bersama sponsor menghadirkan bazar kreatif yang menawarkan aneka kuliner dan produk kreatif. Selain menjadi daya tarik pengunjung, bazar tersebut juga menjadi sarana melatih jiwa kewirausahaan mahasiswa.
Melalui KSATRIA LITERAYA 2026, HMPS KSATRIA berharap mampu menumbuhkan kecintaan pelajar terhadap dunia literasi sekaligus memperkuat peran Prodi PBSI Universitas Insan Budi Utomo dalam mencetak generasi yang kreatif, kritis, dan berbudaya.
(roz/red)
