Harian Cendekia

HIMAPRODI Akuntansi Unisma Gelar KSM-E di SMK Shalahuddin Malang, Ajak Pelajar Bijak Bermedia Sosial

Foto bersama mahasiswa HIMAPRODI Akuntansi Unisma dan guru SMK Shalahuddin Malang usai kegiatan KSM-E bertema bijak bermedia sosial dan stop hoaks, Foto. Pewarta
Hariancendekia.com | Himpunan Mahasiswa Program Studi Akuntansi Universitas Islam Malang melaksanakan kegiatan KSM-E di SMK Shalahuddin Malang pada Rabu, 29 Juli 2026. Kegiatan tersebut mengusung tema “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital: Stop Hoaks, Jadilah Pengguna yang Cerdas” sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap pentingnya literasi digital di kalangan pelajar.

Kegiatan KSM-E menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan edukasi yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kehidupan sehari-hari. Media sosial saat ini telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan generasi muda. Berbagai informasi dapat diperoleh dan disebarluaskan dengan mudah melalui media sosial. Namun, kemudahan tersebut juga diikuti berbagai tantangan, salah satunya semakin maraknya penyebaran informasi palsu atau hoaks.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa HIMAPRODI Akuntansi Unisma memberikan pemahaman kepada siswa SMK Shalahuddin Malang mengenai pentingnya bersikap bijak dan kritis dalam menggunakan media sosial. Para peserta diajak untuk tidak mudah mempercayai informasi yang diterima, melakukan pengecekan terhadap sumber informasi, serta mempertimbangkan dampaknya sebelum membagikan suatu informasi kepada orang lain.

Selain membahas hoaks, kegiatan ini juga menekankan pentingnya etika dalam bermedia sosial. Setiap pengguna memiliki tanggung jawab untuk menciptakan ruang digital yang aman, positif, dan bermanfaat. Oleh karena itu, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi pengguna media sosial yang aktif, tetapi juga mampu menjadi pengguna yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.

Antusiasme para siswa selama kegiatan menjadi salah satu faktor yang mendukung kelancaran pelaksanaan KSM-E. Interaksi antara mahasiswa dan peserta menciptakan suasana edukatif sekaligus menarik sehingga materi yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan sekaligus mengembangkan kemampuan berkomunikasi dan berinteraksi secara langsung dengan masyarakat sekolah.
Foto bersama mahasiswa HIMAPRODI Akuntansi Unisma dan siswa SMK Shalahuddin Malang usai kegiatan KSM-E bertema bijak bermedia sosial dan stop hoaks, Foto. Pewarta
Pelaksanaan KSM-E di SMK Shalahuddin Malang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para peserta, khususnya dalam meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya literasi digital. Dengan pemahaman yang lebih baik, para siswa diharapkan mampu membedakan informasi yang benar dan informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan serta lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi di media sosial.

Bagi HIMAPRODI Akuntansi Unisma, kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata peran mahasiswa dalam memberikan manfaat kepada masyarakat melalui edukasi. Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berperan di lingkungan akademik, tetapi dapat turut berkontribusi dalam menjawab berbagai persoalan yang berkembang di masyarakat, termasuk tantangan di era digital.

HIMAPRODI Akuntansi Unisma menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak SMK Shalahuddin Malang yang telah memberikan kesempatan dan mendukung terlaksananya kegiatan KSM-E. Diharapkan kerja sama dan kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada masa mendatang dengan menghadirkan berbagai edukasi yang sesuai dengan kebutuhan generasi muda.

Melalui kegiatan bertema “Bijak Bermedia Sosial di Era Digital: Stop Hoaks, Jadilah Pengguna yang Cerdas”, HIMAPRODI Akuntansi Unisma berharap dapat turut mendorong terciptanya generasi muda yang lebih kritis dalam menerima informasi, bijak dalam menggunakan media sosial, serta mampu menjadi bagian dari terciptanya ruang digital yang sehat dan positif. (*)
_________
*) Pewarta: Tim KSM-E Prodi Akuntansi Unisma.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.