![]() |
| Haji Her menyerahkan bantuan Rp50 juta kepada keluarga korban melalui panggilan video, Foto. Tangkapan layar |
Dalam rekaman video berdurasi sekitar 1 menit 30 detik yang beredar, Haji Her menyampaikan belasungkawa sekaligus meminta keluarga korban untuk tetap tabah menghadapi musibah tersebut. Ia juga memastikan bantuan sebesar Rp50 juta akan segera ditransfer kepada keluarga.
"Saya kasih Rp50 juta, saya transfer ya," kata Haji Her saat melakukan panggilan video dengan keluarga korban.
Haji Her secara khusus menyapa anak perempuan korban bernama Keisya yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Saat panggilan berlangsung, Keisya tampak masih terpukul atas kepergian ayahnya. Ia terlihat memeluk guling dan beberapa kali menutupi wajahnya dengan bantal.
"Yang sabar ya," ujar Haji Her kepada Keisya.
Dalam video tersebut, perempuan yang berada di samping Haji Her berusaha menghibur Keisya agar kembali tersenyum. Ia menyampaikan bahwa Haji Her juga akan menjadi sosok ayah bagi anak tersebut.
"Ini ayahnya Keisya juga, ini Abah Her juga ayahnya Keisya, di sini ayahnya Keisya semua," kata perempuan tersebut.
Ia kemudian kembali menyemangati Keisya agar tetap tegar menghadapi cobaan yang dialaminya.
"Keisya, senyum nak. Keisya senyum sayang, bahagia nak ya," ucapnya.
Panggilan video antara Haji Her dan keluarga korban difasilitasi oleh warga setempat. Setelah memastikan kondisi keluarga, Haji Her meminta nomor rekening istri korban atau ibu kandung Keisya untuk mentransfer bantuan sebesar Rp50 juta.
Sebelumnya, seorang pria asal Desa Sidetapa, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, dilaporkan meninggal dunia setelah diduga menjadi korban pengeroyokan massa. Peristiwa itu terjadi usai korban dipergoki diduga mencuri seekor ayam aduan di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan, pada Jumat (24/7/2026) dini hari.
Kasus tersebut menjadi perhatian publik setelah beredar video yang memperlihatkan tangis histeris Keisya saat mengiringi prosesi pemakaman ayahnya. Dalam rekaman itu, anak tersebut terus memanggil nama sang ayah, sehingga memicu simpati masyarakat. Bantuan yang diberikan Haji Her pun menjadi bentuk kepedulian kepada keluarga yang tengah berduka di tengah proses penanganan kasus tersebut.
(red)
