Harian Cendekia

Belajar, Bermain, dan Saling Menghargai: Kiprah KKN Kelompok 27 Membangun Karakter Anak di Desa Kelompang Barat

Mahasiswa KKN UTM Kelompok 27 mendampingi pembelajaran interaktif dan sosialisasi anti-bullying di sekolah-sekolah Desa Kelompang Barat, Pamekasan, Foto. Pewarta
Hariancendekia.com | Pendidikan tidak hanya berperan dalam meningkatkan kemampuan akademik siswa, tetapi juga menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter, kemampuan bersosialisasi, serta rasa saling menghargai. Melalui proses belajar yang menyenangkan, anak-anak dapat lebih mudah memahami materi sekaligus mengembangkan sikap positif dalam kehidupan sehari-hari.

Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat, Kelompok 27 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan program pendampingan pendidikan di SDN Klompang Barat 2, MI Radiyatul Mubtadiin, dan PAUD Al-Mumtazah di Desa Kelompang Barat, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa turut membantu pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) sekaligus mendampingi guru dalam proses pembelajaran di kelas. Berbagai metode pembelajaran interaktif diterapkan agar siswa tidak hanya menerima materi secara pasif, tetapi juga terlibat aktif melalui permainan edukatif, diskusi sederhana, tanya jawab, serta aktivitas yang melatih fokus dan kerja sama.

Pembelajaran interaktif tersebut dirancang untuk meningkatkan daya konsentrasi, keberanian dalam menyampaikan pendapat, kemampuan berkomunikasi, dan interaksi sosial antar siswa. Suasana belajar yang menyenangkan membuat anak-anak lebih antusias mengikuti pembelajaran dan lebih percaya diri saat berpartisipasi di dalam kelas.

Selain kegiatan mengajar, mahasiswa KKN juga menyelenggarakan sosialisasi anti-bullying sebagai upaya menanamkan nilai-nilai saling menghormati sejak usia dini. Dalam sosialisasi ini, siswa diberikan pemahaman mengenai bentuk-bentuk bullying, baik secara fisik, verbal, maupun sosial, beserta dampak yang dapat ditimbulkan terhadap korban.

Melalui penyampaian materi yang dikemas secara komunikatif dan disesuaikan dengan usia peserta didik, siswa diajak untuk memahami pentingnya menghargai perbedaan, saling membantu, serta berani menolak segala bentuk perundungan. Kegiatan ini juga mengajak siswa untuk menjadi teman yang peduli, mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan penuh rasa saling menghormati.

Program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama pelaksanaan KKN, tetapi juga meninggalkan nilai-nilai positif yang dapat terus diterapkan oleh siswa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan terciptanya lingkungan belajar yang inklusif, interaktif, dan bebas dari bullying, sekolah dapat menjadi tempat yang mendukung tumbuh kembang anak secara akademik maupun sosial.

Melalui kegiatan ini, KKN Kelompok 27 Universitas Trunojoyo Madura berkomitmen untuk mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas, percaya diri, berempati, dan memiliki karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan. (*)
_________
*) Pewarta: Mahasiswa KKN UTM Kelompok 27.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.
-Advertisement-