![]() |
| KSM-E JQH Unisma 2026 gelar Workshop MTQ di MA An-Nur Al-Huda Tajinan, Foto. Pewarta |
Kegiatan ini merupakan salah satu rangkaian program kerja KSM-E JQH Unisma yang dirancang sebagai upaya memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga berupaya menanamkan nilai-nilai keislaman, memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur'an, serta menginspirasi peserta didik untuk terus mengembangkan potensi diri.
Acara berlangsung dengan penuh semangat dan diikuti oleh siswa MA An-Nur Al-Huda, pengurus Jam'iyyatul Qurro' wal Huffadz (JQH) Unisma, tim KSM-E 2026, yang tampak antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan dari awal hingga akhir.
Dalam sambutannya, perwakilan KSM-E JQH Unisma menyampaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menjadi media berbagi ilmu sekaligus mempererat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat. Menurutnya, pengabdian bukan sekadar menjalankan program kerja, melainkan menjadi ruang kolaborasi untuk bersama-sama mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur'an.
Sementara itu,Perwakilan dari MA An-Nur Al-Huda menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau berharap materi yang disampaikan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi para siswa, menambah semangat mereka dalam mempelajari Al-Qur'an, serta memotivasi untuk terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi di berbagai bidang.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Workshop Tilawatil Qur'an, yang memberikan pembekalan mengenai dasar-dasar tilawah, penerapan kaidah tajwid, teknik pengaturan napas, penguasaan lagu (nagham), hingga praktik membaca Al-Qur'an secara langsung. Melalui sesi ini, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik yang dibimbing langsung oleh pemateri, sehingga mampu meningkatkan kualitas bacaan Al-Qur'an dengan baik dan benar.
Selain penyampaian materi, tim KSM-E JQH Unisma juga memberikan pengenalan mengenai Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) sebagai salah satu ajang pengembangan potensi dan prestasi di bidang Al-Qur'an. Dalam sesi ini, peserta dikenalkan dengan berbagai cabang perlombaan MTQ, seperti Tilawah Al-Qur'an, Tahfiz Al-Qur'an, Fahmil Qur'an, Syarhil Qur'an, Khattil Qur'an, Karya Tulis Ilmiah Al-Qur'an (KTIQ), Musabaqah Hifzhil Hadis (MHH), Qira'at Sab'ah, sertaTafsir Al-Qur'an. Pemateri juga menjelaskan gambaran umum setiap cabang beserta peluang prestasi yang dapat diraih melalui ajang MTQ di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional.
Tidak hanya itu, tim KSM-E JQH Unisma juga memperkenalkan Universitas Islam Malang melalui sosialisasi kampus yang memuat informasi mengenai sistem pendidikan, program studi, fasilitas, hingga berbagai peluang pengembangan diri bagi mahasiswa. Pada kesempatan tersebut turut diperkenalkan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Jam'iyyatul Qurro' wal Huffadz (JQH) sebagai wadah bagi mahasiswa yang memiliki minat dan bakat dalam seni baca Al-Qur'an, dakwah, serta pembinaan tilawah dan tahfiz.
Melalui pengenalan tersebut, diharapkan para siswa memperoleh gambaran mengenai dunia perkuliahan sekaligus termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kehadiran mahasiswa di tengah lingkungan sekolah juga menjadi inspirasi bahwa pendidikan tinggi merupakan cita-cita yang dapat diraih dengan usaha, doa, dan kerja keras.
Melalui program KSM-E Tahun 2026 ini, Jam'iyyatul Qurro' wal Huffadz (JQH) Universitas Islam Malang berharap dapat terus memperluas manfaat pengabdian kepada masyarakat melalui kegiatan-kegiatan edukatif yang berdampak positif. Program ini menjadi wujud nyata komitmen JQH Unisma dalam mendukung lahirnya generasi Qur'ani yang tidak hanya unggul dalam kemampuan membaca dan memahami Al-Qur'an, tetapi juga memiliki karakter religius, semangat belajar yang tinggi, serta mampu memberikan kontribusi terbaik bagi agama, bangsa, dan masyarakat. (*)
_________
*) Pewarta: Mahasiswa KSM-E JQH Unisma.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.
