![]() |
| Dokumentasi pendampingan digitalisasi marketing UMKM Kerupuk Kwanyar, Foto. Meydiana Adelia |
Kegiatan pendampingan meliputi pengenalan strategi pemasaran digital, pembuatan akun media sosial, penyusunan konten promosi yang menarik, teknik fotografi produk menggunakan telepon genggam, serta pemanfaatan platform digital seperti WhatsApp Business, Instagram, Facebook, dan marketplace. Mahasiswa juga memberikan pendampingan mengenai pentingnya identitas merek, desain kemasan, serta pelayanan kepada pelanggan melalui media digital.
"Kami ingin membantu pelaku UMKM agar tidak hanya mengandalkan penjualan secara langsung, tetapi juga mampu memasarkan produknya melalui platform digital. Dengan pemasaran digital, produk kerupuk khas Kwanyar memiliki peluang lebih besar untuk dikenal masyarakat luas," ujar salah satu anggota kelompok KKN.
Digitalisasi Marketing untuk Meningkatkan Daya Saing UMKM
Kegiatan diawali dengan penyampaian materi mengenai pentingnya transformasi digital dalam dunia usaha. Mahasiswa menjelaskan manfaat penggunaan media sosial sebagai sarana promosi, strategi membuat konten yang menarik, pentingnya konsistensi dalam mengunggah konten, serta cara membangun kepercayaan konsumen melalui komunikasi yang baik di platform digital. Selanjutnya dilakukan praktik langsung membuat akun bisnis, mengunggah foto produk, menulis deskripsi produk yang informatif, serta memberikan pelatihan dasar mengenai cara menerima pesanan secara online.
Antusiasme para pelaku UMKM terlihat selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif bertanya mengenai strategi meningkatkan jumlah pelanggan, penggunaan fitur WhatsApp Business, hingga cara memanfaatkan marketplace sebagai media penjualan. Selain itu, peserta juga mempraktikkan langsung pengambilan foto produk dengan pencahayaan sederhana agar tampilan kerupuk lebih menarik di media sosial. Pendampingan dilakukan secara bertahap sehingga pelaku UMKM dapat memahami setiap tahapan digitalisasi pemasaran dengan mudah.
Melalui program pendampingan digitalisasi marketing ini, mahasiswa KKN Universitas Trunojoyo Madura berharap pelaku UMKM Kerupuk Kwanyar mampu memanfaatkan teknologi digital secara optimal untuk mengembangkan usahanya. Digitalisasi pemasaran diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan daya saing UMKM, memperluas jangkauan pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Kwanyar melalui pemanfaatan teknologi informasi. (*)
_________
*) Pewarta: Meydiana Adelia, Mahasiswa UTM.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.
