![]() |
| Arsita Berliana Putri saat menjadi pembicara dalam forum internasional bertema kepemudaan. Foto: Istimewa |
Arsita mengawali karier sebagai content creator dan live streamer dengan membagikan konten seputar perjalanan, budaya, serta pengalaman menjelajahi berbagai negara. Konsistensinya dalam menghasilkan konten membuatnya dikenal oleh ribuan pengikut di media sosial.
Di balik aktivitas sebagai kreator digital, Arsita memiliki keinginan untuk terus mengembangkan kapasitas diri. Ia kemudian melanjutkan studi Magister Hubungan Internasional dan aktif mengikuti berbagai program pengembangan kepemudaan serta pendidikan di tingkat global.
Upaya tersebut membuahkan hasil. Dalam beberapa waktu terakhir, Arsita berhasil lolos ke sejumlah forum dan program internasional yang mempertemukannya dengan peserta dari berbagai negara untuk membahas isu pendidikan, pembangunan berkelanjutan, hingga peran generasi muda dalam mendorong perubahan.
Menurut Arsita, seluruh pencapaian itu tidak diraih secara instan. Ia mengaku harus melewati berbagai penolakan sebelum akhirnya memperoleh kesempatan mengikuti program internasional.
> “Saya belajar bahwa setiap penolakan bukan berarti akhir dari perjalanan. Yang terpenting adalah terus memperbaiki diri, memperkuat kemampuan, dan tidak berhenti mencoba,” ujar Arsita.
Ia menilai pengalaman sebagai content creator menjadi nilai tambah saat mengikuti seleksi. Kemampuan berkomunikasi, menyampaikan gagasan kepada publik, serta membangun personal branding dinilai membantunya dalam proses seleksi beasiswa maupun forum internasional.
Arsita berharap semakin banyak anak muda Indonesia berani memanfaatkan berbagai peluang pengembangan diri di tingkat global. Menurutnya, latar belakang apa pun bukan menjadi penghalang selama memiliki kemauan belajar, terus meningkatkan kemampuan, dan konsisten mengembangkan potensi.
Ke depan, Arsita ingin menghubungkan pengalaman di dunia digital dengan kontribusi nyata di bidang pendidikan, diplomasi publik, dan pemberdayaan generasi muda. Baginya, media sosial bukan hanya tempat berbagi cerita, tetapi juga dapat menjadi jembatan menuju peluang yang lebih besar.
(zil/red)
