Harian Cendekia

G25 Pamekasan Isi HUT ke-81 RI dengan Bantu Lansia Kurang Mampu

Puyani dan suaminya foto dengan bantuan yang diberikan oleh G25 Indonesia, Foto. Istimewa
Hariancendekia.com | Relawan G25 Indonesia Cabang Pamekasan memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan membagikan sembako kepada pasangan lansia di Desa Tentenan Barat, Kecamatan Larangan, Pamekasan. Bantuan itu diberikan untuk meringankan kebutuhan sehari-hari pasangan yang hidup dari bertani tersebut.

Bantuan sembako diberikan kepada Puyani (72), warga Desa Tentenan Barat. Ia tinggal berdua bersama suaminya dan selama ini mengandalkan hasil pertanian untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Ketua G25 Indonesia Cabang Pamekasan Afifuddin mengatakan, pasangan tersebut tidak memiliki anak. Kondisi itu membuat keduanya menjalani kehidupan sehari-hari secara mandiri dengan mengandalkan hasil bertani.

"Beliau tinggal berdua, dan hidup dari bertani, beliau berdua ini tidak dikaruniai anak," jelas Afifuddin, Senin (17/8/2026).

Menurut Afifuddin, Puyani dan suaminya juga kerap mendapat bantuan dari warga sekitar. Bantuan tersebut berupa beras maupun uang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Melalui aksi sosial itu, G25 Indonesia berharap kebutuhan pokok pasangan tersebut dapat sedikit terbantu. Bantuan yang disalurkan di antaranya beras, minyak, serta sejumlah kebutuhan sehari-hari lainnya.

"Harapan kami semoga bantuan yang diberikan G25 Indonesia bisa meringankan hidupnya," tandas Afif.

Afifuddin menilai peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak semestinya hanya diisi dengan kegiatan seremonial. Momentum tersebut, kata dia, juga dapat menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Menurutnya, kemerdekaan bisa dimaknai melalui berbagai bentuk kontribusi sosial, termasuk membantu dan memberdayakan warga kurang mampu agar dapat menjalani kehidupan yang lebih layak.

Ia berharap kegiatan semacam itu dapat menginspirasi lebih banyak masyarakat untuk berbagi. Terlebih, masih ada warga yang membutuhkan perhatian dan dukungan dalam memenuhi kebutuhan dasar.

"Di momentum kemerdekaan RI ke-81 bisa menginspirasi banyak orang bahwa di hari kemerdekaan harusnya diisi dengan salah satunya memberdayakan masyarakat tidak mampu," pungkasnya.

(rin/red)