![]() |
| Muhammad Dzunnurain, seorang alumni Universitas Islam Malang (Unisma) sekaligus penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS (Dok: Istimewa) |
Hariancendekia.com | Muhammad Dzunnurain, alumni Universitas Islam Malang sekaligus penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS, berhasil merintis dua perusahaan di bidang media dan teknologi digital sejak masih duduk di bangku kuliah.
Kedua perusahaan tersebut yakni PT Harian Cendekia Group yang bergerak di bidang media dan layanan informasi serta PT Intersys Digital Indonesia yang berfokus pada pengembangan teknologi informasi.
Menurutnya, ketertarikannya terhadap dunia bisnis sudah tumbuh sejak menempuh pendidikan strata satu (S1).
Baginya, masa kuliah bukan hanya tentang mengejar prestasi akademik, tetapi juga kesempatan mengembangkan keterampilan, membangun relasi, dan menciptakan peluang usaha.
"Mahasiswa tidak harus menunggu lulus untuk mulai berkarya. Masa kuliah justru menjadi kesempatan untuk belajar, mencoba, dan membangun sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Melalui PT Harian Cendekia Group, ia mengembangkan bisnis portal berita digital dan layanan periklanan.
Sementara itu, PT Intersys Digital Indonesia bergerak dalam penyediaan solusi teknologi, mulai dari pembuatan website, sistem informasi berbasis web, Learning Management System (LMS), dan aplikasi kasir digital.
![]() |
| Lampiran 2 SK Perusahaan yang ia rintis, Foto. Istimewa |
Sebagai penerima Beasiswa Cendekia BAZNAS, ia menilai kesempatan memperoleh bantuan pendidikan harus diiringi tanggung jawab untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
"Beasiswa bukan sekadar bantuan pendidikan, tetapi juga bentuk kepercayaan. Kesempatan yang kita terima harus menjadi motivator dan terus berkembang memberikan manfaat bagi orang lain," katanya.
Ia berharap perjalanan kewirausahaannya dapat mendorong mahasiswa lain untuk berani mengembangkan potensi dan memanfaatkan peluang sejak dini.
"Jangan menunggu sukses untuk mulai memberikan manfaat. Mulailah dari apa yang kita miliki, karena langkah kecil hari ini bisa menjadi awal perubahan besar di masa depan," pungkasnya. (Red)

