![]() |
| (Doc. Ilustrasi) Korban pengeroyokan |
Kapolsek Batu AKP Muhammad Subhan menjelaskan bahwa pihaknya menerima laporan kejadian tersebut pada Senin (17/11/2025) sekitar pukul 00.15 WIB. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi.
“Setelah menerima laporan, kami langsung menindaklanjutinya dengan mendatangi TKP, memeriksa saksi-saksi dan melakukan visum pada korban,” kata Subhan kepada awak media, Minggu (17/11).
Korban utama, Irmanda Putra (22), warga Turen, Kabupaten Malang, diketahui tengah tampil bernyanyi ketika tiba-tiba dikeroyok secara brutal oleh sekelompok orang yang menonton acara tersebut. Rekannya, One Regi Febriansyah (22), warga Sumbermanjing Wetan, Kabupaten Malang, berusaha melerai tetapi justru menjadi korban pemukulan yang sama.
Aksi pengeroyokan tidak berhenti di dalam area pertunjukan. Kericuhan berlanjut hingga ke luar venue. Menurut keterangan saksi, Irmanda sempat mencoba mengajak para pelaku untuk berdamai. Namun upaya itu langsung berujung penyerangan baru ketika salah satu pelaku membacok pundaknya menggunakan senjata tajam.
Melihat rekannya terluka parah, Regi segera mencari pertolongan. Korban kemudian dievakuasi ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk mendapatkan perawatan intensif. Polisi masih mengumpulkan keterangan dan melacak identitas para pelaku.
Hingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengungkap motif serta menangkap seluruh terduga pelaku pengeroyokan. Perkembangan kasus diharapkan dapat segera diumumkan setelah proses identifikasi selesai.
Peristiwa ini menambah daftar kekerasan yang terjadi di area pertunjukan musik, sehingga menjadi sorotan penting terkait keamanan acara komunitas di wilayah Kota Batu dan sekitarnya. (Dzu/Red)
