![]() |
| (Doc. Tangkapan layar) Video viral memperlihatkan seorang remaja perempuan menjadi korban perundungan di kawasan Tanjungrejo, Sukun, Kota Malang, Selasa (11/11). |
Peristiwa tersebut diduga terjadi pada Selasa (11/11/2025). Dalam video, terdengar salah satu pelaku berbicara dengan nada kasar menggunakan bahasa Jawa sambil menantang korban.
“Timbang kon ditendangi wong telu, ayo milih sopo (daripada kamu ditendangi tiga orang, pilih siapa),” ucap salah satu terduga pelaku.
Tak berhenti di situ, pelaku juga melontarkan kalimat bernada ejekan.
“Kon duwe tangan gede mosok gak gawe ngantem (kamu punya tangan besar tapi tidak dipakai untuk memukul),” katanya dalam video yang beredar.
Korban diketahui merupakan warga RT 03 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban masih duduk di bangku kelas 7 SMP dan tinggal bersama ibunya. Sang ayah diketahui bekerja di luar pulau.
Kanit Reskrim Polsek Sukun, AKP Wardi Waluyo, membenarkan adanya dugaan perundungan tersebut. Ia menyebut, pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan keluarga korban untuk menindaklanjuti laporan resmi.
“Bhabinkamtibmas sudah menelusuri identitas korban dan mengarahkan pihak keluarga untuk melapor,” ujar AKP Wardi saat dikonfirmasi, Rabu (12/11/2025).
Lebih lanjut, AKP Wardi menjelaskan bahwa seluruh pihak yang terlibat dalam video merupakan remaja perempuan. Oleh karena itu, kasus ini telah dilimpahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Malang Kota.
“Karena korban dan pelaku semuanya perempuan, penanganannya kami serahkan ke Unit PPA untuk proses lebih lanjut,” tambahnya.
Polisi kini tengah mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga untuk mengungkap motif di balik aksi perundungan tersebut. Sementara itu, warga sekitar berharap kasus ini menjadi pelajaran agar kekerasan di kalangan remaja tidak kembali terulang di Kota Malang. (Red)
