zmedia

Dokter Muda UIN Malang Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Pemudik Batu

(Doc. UIN Malang) Dokter muda periksa tekanan darah pemudik di Kota Batu.
Kota Batu, Hariancendekia.com - Dokter Muda Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menggelar pemeriksaan kesehatan gratis bagi pemudik di sekitar RSUD Karsa Husada Batu, guna mendukung kelancaran arus mudik Lebaran, dengan layanan pemeriksaan vital, konsultasi, dan edukasi kesehatan.

Kegiatan ini menyasar para pemudik yang melintas di wilayah Kota Batu dengan menyediakan layanan pemeriksaan tanda vital seperti tekanan darah, konsultasi medis, serta edukasi terkait pencegahan kelelahan dan dehidrasi selama perjalanan jauh.

Antusiasme masyarakat terlihat tinggi. Banyak pemudik memanfaatkan layanan ini karena dinilai cepat, mudah, dan tanpa biaya, sehingga membantu mereka memastikan kondisi kesehatan tetap prima saat mudik.

Koordinator kegiatan, dr. Abdul Malik Setiawan, M.Infect.Dis., PhD., mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari kontribusi institusi pendidikan kedokteran di bawah Kementerian Agama dalam mendukung arus mudik Lebaran.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan pemudik, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi dokter muda dalam menghadapi kasus-kasus lapangan secara langsung,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum mudik Lebaran dengan mobilitas masyarakat yang tinggi menjadi tantangan tersendiri bagi tenaga kesehatan, sehingga kehadiran dokter muda di lapangan memiliki nilai strategis.

“Terutama dalam situasi seperti ini, dokter muda dapat belajar sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, Malik menegaskan bahwa kehadiran tenaga medis di titik-titik strategis diharapkan mampu melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan kesehatan yang dialami pemudik.

“Dengan pemeriksaan dini, kita bisa mencegah kondisi yang lebih serius selama perjalanan,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Dokter Muda FKIK UIN Malang menunjukkan komitmen dalam mengintegrasikan kompetensi klinis, empati, dan profesionalisme.

Upaya tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan perjalanan mudik yang aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.

(rin/red)
dukungan