zmedia

Tropicana Slim Gelar Beat Diabetes 2026 di 35 Kota, Edukasi Remisi Diabetes Lewat Gaya Hidup Sehat

(Doc. Hariancendekia.com) Peserta dan tenaga kesehatan mengikuti kegiatan Beat Diabetes 2026 di RSU Universitas Muhammadiyah Malang, Sabtu (11/4/2026)
Kota Malang, Hariancendekia.com - Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Dunia, Tropicana Slim kembali menggelar kampanye nasional Beat Diabetes 2026 yang berlangsung serentak di 35 kota di Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap diabetes sekaligus mengedukasi peluang remisi melalui perubahan gaya hidup sehat dan konsisten.

Kegiatan puncak Beat Diabetes 2026 di Malang digelar di RSU Universitas Muhammadiyah Malang dengan melibatkan berbagai komunitas kesehatan, tenaga medis, serta masyarakat umum. Acara ini menghadirkan beragam aktivitas seperti cek gula darah gratis, olahraga bersama, hingga edukasi kesehatan yang dipandu oleh tenaga profesional.

Brand Manager Tropicana Slim, Noviana Halim, mengatakan kampanye ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam membantu masyarakat mengelola kesehatan, khususnya terkait diabetes.

“Kampanye Beat Diabetes 2026 merupakan bagian dari komitmen Tropicana Slim untuk mengedukasi masyarakat bahwa pengelolaan diabetes perlu menitikberatkan perubahan gaya hidup. Dengan pengelolaan yang tepat dan konsisten, diabetes, khususnya tipe 2, dapat mencapai kondisi remisi,” ujar Noviana.

Ia menjelaskan, kondisi remisi diabetes ditandai dengan kadar gula darah yang kembali normal dan dapat dipertahankan minimal selama tiga bulan tanpa konsumsi obat, dengan catatan pola hidup sehat tetap dijaga secara konsisten.

Rangkaian kegiatan ini telah dimulai sejak awal tahun melalui program Road to Beat Diabetes 2026 yang menyasar berbagai komunitas. Di Malang, peserta mengikuti senam kebugaran Ling Tien Kung serta pemeriksaan kesehatan yang dilayani oleh CIMSA UMM.

Selain itu, kegiatan ini turut didukung oleh Dinas Kesehatan Kota Malang dan berbagai komunitas seperti Persadia Kota Malang serta sejumlah kelompok Prolanis dari berbagai fasilitas kesehatan. Kehadiran komunitas diabetesi menjadi bagian penting dalam memperkuat edukasi berbasis pengalaman langsung.

Founder Komunitas Sobat Diabet, dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, menekankan pentingnya pendekatan nutrisi dalam pengelolaan diabetes. Menurutnya, pola makan seimbang dengan porsi terkontrol menjadi kunci utama dalam menjaga kadar gula darah.

“Asupan serat membantu menurunkan lonjakan gula darah, sementara bahan alami seperti habbatussauda terbukti membantu menurunkan gula darah puasa dan HbA1c pada penderita diabetes tipe 2. Mikronutrisi seperti chromium dan biotin juga dapat mendukung kontrol glikemik,” jelas dr. Rudy.

Ia menambahkan, kecukupan protein juga penting untuk menjaga massa otot serta memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga membantu pengendalian kalori dan penurunan berat badan sebagai bagian dari upaya mencapai remisi.

Dalam kesempatan yang sama, Tropicana Slim juga meluncurkan inovasi terbaru berupa Tropicana Slim Diabtx Milk, susu dengan formula khusus yang mengandung protein tinggi dan serat multifiber untuk membantu menjaga kestabilan gula darah.

Seorang pejuang remisi diabetes, Lilla Syifa, turut berbagi pengalaman pribadinya dalam mengelola kondisi tersebut. Ia mengaku tantangan terbesar adalah mengendalikan keinginan mengonsumsi makanan manis.

“Tantangan terberat bagi saya adalah menghadapi godaan ngemil dan lapar mata di siang hari. Namun kuncinya ada pada sarapan. Jika kita memulai hari dengan nutrisi yang tepat, biasanya lebih mudah menahan godaan sepanjang hari,” ungkap Lilla.

Melalui kampanye ini, Tropicana Slim berharap dapat terus mendorong masyarakat untuk menjalani hidup sehat secara berkelanjutan. Kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk platform e-commerce, juga dilakukan untuk mempermudah akses masyarakat terhadap produk-produk sehat.

“Melawan diabetes adalah perjalanan bersama. Kami ingin mengajak masyarakat untuk tidak menyerah, tetap bergerak, dan percaya bahwa perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat membawa dampak besar,” tutup Noviana.

(Adv)
ADVERTISEMENTiklan