zmedia

Tim Monster Inc Raih Juara Runner Up INCEPTION 2026 Lewat Analisis Berani di Kompetisi Migas

(Doc. Tim Monster Inc) Tim Monster Inc raih 1st Runner Up INCEPTION 2026 lewat inovasi analisis sumur tua di industri migas
Bandung, Hariancendekia.com - Tim Monster Inc berhasil meraih posisi 1st Runner Up dalam kompetisi INCEPTION 2026 melalui pendekatan analisis teknis dan ekonomi yang berbeda dari mayoritas peserta. Kompetisi tersebut menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan kemampuan inovasi, analisis teknis, dan kolaborasi dalam menghadapi tantangan industri minyak dan gas di era transisi energi berkelanjutan.

Tim tersebut terdiri atas Hafiq Fadillah, Fauzan Faris Wirdiyan, Melva Ummairra Shelima, dan Mutiara Yasmin. Dalam kompetisi itu, peserta diminta menganalisis permasalahan pada sumur tua dan menyusun solusi berdasarkan objektif teknis yang telah ditentukan panitia.

Berbeda dari sebagian besar peserta lain, Tim Monster Inc memilih tidak merekomendasikan proses well stimulation setelah melakukan serangkaian analisis teknis dan ekonomi. Tim sempat mencoba pendekatan hydraulic fracturing untuk meningkatkan produksi sumur.

Namun, hasil evaluasi menunjukkan peningkatan produksi yang diperoleh belum mampu menutup biaya operasional yang dibutuhkan. Karena itu, tim menilai kondisi sumur lebih menguntungkan secara ekonomi tanpa dilakukan well stimulation.

Keputusan tersebut justru menjadi salah satu nilai lebih di mata dewan juri karena dianggap realistis dan berbasis analisis mendalam.

Selain menawarkan solusi teknis, Tim Monster Inc juga menarik perhatian melalui konsep presentasi yang kreatif. Mereka tidak hanya menggunakan salindia presentasi, tetapi juga menyiapkan x-banner dan flyer hasil desain sendiri untuk membantu visualisasi materi di hadapan juri.

Pendekatan tersebut dinilai mampu memperjelas ide serta meningkatkan kualitas penyampaian presentasi. Kreativitas itu menjadi faktor pendukung yang memperkuat penilaian tim selama kompetisi berlangsung.

Di balik keberhasilan tersebut, para anggota tim mengaku menghadapi tantangan besar dalam membagi waktu. Sebab, mereka tetap harus menyelesaikan tugas akhir dan berbagai aktivitas akademik lain di tengah persiapan kompetisi.

Bahkan saat hari penghargaan berlangsung, beberapa anggota tim masih menjalani bimbingan tugas akhir. Meski demikian, komitmen yang dibangun sejak awal membuat mereka mampu mengatur prioritas dan menyelesaikan seluruh rangkaian kompetisi secara maksimal.

Dalam proses persiapan, tim juga mendapat dukungan dari dosen pembimbing, Dr. Dedy Irawan, S.T., M.T. Selain itu, masukan dari rekan-rekan seangkatan yang telah berpengalaman mengikuti kompetisi serupa turut membantu meningkatkan kesiapan analisis teknis dan presentasi.

Bagi sebagian anggota tim, pencapaian hingga tahap final menjadi pengalaman pertama yang berkesan. Mereka mengaku sempat merasa gugup dan tegang saat menghadapi presentasi di depan dewan juri.

Namun pengalaman tersebut justru menjadi pembelajaran penting tentang keberanian, kepercayaan diri, dan pentingnya memanfaatkan peluang yang ada.

“Selama memiliki keyakinan dan keberanian untuk memulai, kesempatan harus dimanfaatkan sebaik mungkin. Ketika kesempatan dan waktu itu hadir, jangan ragu untuk mengambilnya dan berkomitmen penuh dalam menjalaninya,” ujar Mutiara Yasmin.

(zal/red)
-Advertisement-iklan
-Advertisement-iklan