![]() |
| KKN UTM Kelompok 27 menyerahkan peta Desa Kelompang Barat kepada Kepala Desa sebagai luaran program pengabdian, Foto. Pewarta |
Sebagai penutup seluruh rangkaian kegiatan, Kelompok 27 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura melaksanakan acara penutupan KKN pada tanggal 21 Juli 2026 di Desa Kelompang Barat, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa sekaligus momentum untuk menyerahkan hasil program kerja kepada pemerintah desa.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan tersebut adalah penyerahan peta Desa Kelompang Barat kepada Kepala Desa. Peta yang telah disusun melalui proses survei lapangan dan pemetaan ini memuat informasi mengenai batas wilayah, jaringan jalan, serta berbagai fasilitas umum yang ada di desa. Penyerahan peta menjadi simbol bahwa hasil kerja mahasiswa tidak berhenti pada masa pelaksanaan KKN, tetapi dapat terus dimanfaatkan oleh pemerintah desa dan masyarakat.
Peta desa diharapkan menjadi media informasi yang mendukung pelayanan kepada masyarakat, mempermudah identifikasi lokasi fasilitas umum, serta menjadi salah satu data pendukung dalam perencanaan pembangunan desa di masa mendatang. Dengan demikian, luaran program KKN tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga memiliki nilai praktis yang dapat digunakan secara berkelanjutan.
Acara penutupan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh rasa kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momen refleksi atas berbagai program yang telah dilaksanakan selama masa pengabdian. Dukungan dan partisipasi aktif masyarakat menjadi faktor penting yang turut menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan KKN.
Melalui penyerahan peta desa sebagai salah satu luaran utama program kerja, KKN Kelompok 27 Universitas Trunojoyo Madura berharap hasil pengabdian yang telah dilakukan dapat terus memberikan manfaat bagi Desa Kelompang Barat. Semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat diharapkan mampu menjadi fondasi dalam mendukung pembangunan desa yang lebih maju, informatif, dan berkelanjutan.
Pengabdian memang memiliki batas waktu, namun nilai yang ditinggalkan melalui karya dan kolaborasi diharapkan dapat terus hidup serta memberikan manfaat bagi masyarakat di masa yang akan datang.
_________
*) Pewarta: Mahasiswa KKN UTM Kelompok 27.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.
