![]() |
| Workshop public speaking di Aula MA Hidayatul Mubtadi'in, Foto. Pewarta |
Workshop berlangsung di Aula MA Hidayatul Mubtadi'in mulai pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan dihadiri Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum serta diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dan XII.
Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu, Wakil Kepala Madrasah Bidang Kurikulum memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Memasuki sesi inti, materi disampaikan oleh Shofi Auliya. Peserta mendapatkan pembahasan mengenai pentingnya kemampuan public speaking sebagai bekal untuk meningkatkan rasa percaya diri, kemampuan berkomunikasi, serta keterampilan berbicara di depan umum dalam berbagai situasi, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.
Selama penyampaian materi, suasana workshop berlangsung interaktif. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, mulai dari menyimak materi hingga berpartisipasi dalam sesi tanya jawab.
![]() |
| Workshop public speaking di Aula MA Hidayatul Mubtadi'in, Foto. Pewarta |
Berbagai pertanyaan diajukan peserta seputar teknik berbicara di depan umum, cara mengatasi rasa gugup, hingga strategi membangun kepercayaan diri saat menyampaikan pendapat di hadapan audiens. Materi juga dilengkapi dengan contoh-contoh praktis agar lebih mudah dipahami dan diterapkan oleh peserta.
Kegiatan berlangsung tertib, lancar, dan kondusif hingga seluruh rangkaian acara selesai. Antusiasme peserta selama workshop menunjukkan tingginya minat siswa untuk mengembangkan kemampuan komunikasi sebagai salah satu keterampilan yang dibutuhkan di lingkungan pendidikan maupun kehidupan bermasyarakat.
Melalui workshop ini, diharapkan siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai teknik dasar public speaking. Kemampuan tersebut diharapkan dapat mendukung aktivitas akademik maupun nonakademik serta membantu siswa lebih percaya diri saat berbicara di depan umum.
_________
*) Pewarta: Oktavia Maghfiroh.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.

