Harian Cendekia

Mahasiswa KKN UTM Kelompok 25 Gandeng PKK dan Puskesmas Edukasi serta Tanam TOGA di Desa Bajang

Kolaborasi Mahasiswa KKN UTM Kelompok 25, PKK, dan Puskesmas dalam sosialisasi serta penanaman TOGA di Desa Bajang, Foto. Pewarta
Hariancendekia.com | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) Kelompok 25 melaksanakan program kerja berupa sosialisasi manfaat Tanaman Obat Keluarga (TOGA) dan penanaman TOGA bersama ibu-ibu PKK serta bidan Puskesmas di Balai Desa Bajang, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan, Rabu (15/7/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan TOGA sebagai alternatif pengobatan tradisional sekaligus mendorong masyarakat membudidayakan tanaman obat di lingkungan sekitar.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi yang disampaikan oleh pemateri dari Puskesmas. Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan berbagai jenis tanaman obat yang mudah dibudidayakan di pekarangan rumah, manfaat masing-masing tanaman bagi kesehatan, serta cara penanaman dan perawatannya agar dapat tumbuh dengan baik.

Sosialisasi tersebut diikuti dengan antusias oleh para peserta, khususnya ibu-ibu PKK Desa Bajang. Selama kegiatan berlangsung, peserta juga aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pemanfaatan TOGA dalam kehidupan sehari-hari.

Usai sesi sosialisasi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik penanaman TOGA secara bersama-sama di area Balai Desa Bajang. Mahasiswa KKN, ibu-ibu PKK, dan perwakilan Puskesmas bekerja sama menanam beberapa jenis tanaman obat sebagai langkah awal pembentukan kebun TOGA yang nantinya dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Kolaborasi Mahasiswa KKN UTM Kelompok 25, PKK, dan Puskesmas dalam sosialisasi serta penanaman TOGA di Desa Bajang, Foto. Pewarta
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Bajang diharapkan semakin memahami pentingnya Tanaman Obat Keluarga serta termotivasi untuk menanam dan merawat TOGA di lingkungan rumah masing-masing. Program ini juga menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara mahasiswa KKN, pihak Puskesmas, dan ibu-ibu PKK dalam mendukung terciptanya masyarakat yang sehat, mandiri, serta peduli terhadap pemanfaatan tanaman obat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan.

Di penghujung kegiatan, disampaikan harapan agar program ini tidak berhenti pada penanaman percontohan semata. Ibu-ibu PKK beserta para tokoh masyarakat diharapkan dapat memelopori gerakan penanaman TOGA secara mandiri di lingkungan dan pekarangan rumah masing-masing, sekaligus mengedukasi warga sekitar untuk ikut berpartisipasi.

Kegiatan bertajuk "Dorong Wujudkan Masyarakat Sehat dan Mandiri" ini menjadi wujud komitmen Mahasiswa KKN UTM Kelompok 25 dalam mengedukasi masyarakat melalui sosialisasi dan penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bersama ibu-ibu PKK dan pihak Puskesmas. Melalui edukasi herbal hingga praktik penanaman secara langsung, kegiatan ini diharapkan menjadi pemantik bagi para tokoh masyarakat dan ibu-ibu PKK untuk memelopori gerakan kebun TOGA mandiri di pekarangan rumah warga. (*)
_________
*) Pewarta: Mahasiswa KKN UTM Kelompok 25.
**) Seluruh isi berita, artikel, atau opini sepenuhnya tanggung penulis, tidak menjadi tanggungjawab redaksi.