zmedia

Intervyou, Startup AI Karya Mahasiswa UM yang Bantu Pencari Kerja Latihan Wawancara

(Doc. Humas UM) Tim pengembang IntervYou dari kiri (Danang, Azarya, Annisa, Reza, Raffi, Alvalen, Ammar)
Malang, Hariancendekia.com - Persaingan kerja yang semakin ketat di era digital memunculkan berbagai inovasi di bidang pengembangan karier. Salah satunya hadir melalui Intervyou, startup berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan mahasiswa dan alumni Universitas Negeri Malang (UM) untuk membantu pencari kerja mempersiapkan diri menghadapi proses rekrutmen.

Platform tersebut menyediakan layanan persiapan karier secara terintegrasi, mulai dari pembuatan CV berbasis Applicant Tracking System (ATS), analisis CV, penyusunan surat lamaran kerja, hingga simulasi wawancara berbasis AI.

Salah satu pengembang Intervyou, Azarya Aditya mengatakan pengembangan platform itu bermula dari proyek tugas perkuliahan yang kemudian berkembang menjadi startup teknologi.

“Awalnya hanya proyek kuliah. Setelah melihat kebutuhan persiapan karier yang cukup besar, kami mulai mengembangkan platform ini secara serius hingga akhirnya resmi diluncurkan pada 10 Juni 2025,” ujar Azarya dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5).

Menurut dia, sistem Intervyou dirancang lebih personal karena menyesuaikan simulasi wawancara dengan latar belakang pengguna. Pengguna diminta memasukkan posisi pekerjaan yang dilamar, nama perusahaan, dan deskripsi pekerjaan agar AI dapat menghasilkan pertanyaan wawancara yang relevan.

“Pertanyaan yang muncul disesuaikan dengan CV dan posisi yang dilamar sehingga latihan terasa lebih realistis,” katanya.

Selain simulasi wawancara, platform tersebut juga membantu pengguna memahami kualitas CV melalui sistem penilaian otomatis. Layanan dasar dapat diakses gratis melalui token awal yang diberikan kepada pengguna baru di [Intervyou](https://intervyou.me?utm_source=chatgpt.com).

Intervyou juga mulai mendapat dukungan internasional setelah bergabung dalam Google for Startups Cloud Program dan NVIDIA Inception Program. Dukungan itu dimanfaatkan untuk memperkuat infrastruktur komputasi AI yang digunakan platform.

Tim pengembang Intervyou saat ini didominasi mahasiswa dan alumni UM yang berkolaborasi dengan sejumlah talenta dari kampus lain. Mereka juga mulai memperluas kerja sama dengan dunia pendidikan, di antaranya melalui kolaborasi bersama SMK Telkom Malang dan SMK Telkom Purwokerto.

Untuk menjaga relevansi layanan, tim Intervyou secara rutin melakukan riset pasar dan mempelajari perkembangan industri digital. Langkah tersebut dilakukan agar fitur yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini.

Azarya mengatakan Intervyou tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa, tetapi juga pelajar hingga pekerja yang ingin beralih karier atau meningkatkan kemampuan menghadapi wawancara kerja.

“Kami ingin membantu lebih banyak orang agar lebih siap dan percaya diri ketika menghadapi proses rekrutmen kerja,” tuturnya.

Kehadiran Intervyou dinilai sejalan dengan upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemanfaatan teknologi AI. Platform tersebut juga mendukung tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya di bidang pendidikan berkualitas dan penciptaan pekerjaan layak.

(rin/red)
-Advertisement-iklan
-Advertisement-iklan