zmedia

UGM dan Kagama Perkuat Kolaborasi Pembangunan Daerah di Lampung Selatan

(Doc. Istimewa) Foto bersama pada acara kunjungan kerja UGM bersama Keluarga Alumnj UGM
Lampung, Hariancendekia.com - Kunjungan kerja Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama Keluarga Alumni UGM (Kagama) ke Lampung Selatan, Sabtu (16/5/2026), menjadi momentum penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi, alumni, dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan berbasis ilmu pengetahuan.

Rombongan dipimpin Rektor UGM Prof. dr. Ova Emilia, M.Med.Ed., Sp.OG(K)., Ph.D., didampingi pimpinan universitas serta pengurus pusat Kagama. Kunjungan dilakukan usai agenda Tayuhan Kagama Lampung 2026 yang menjadi ajang konsolidasi alumni UGM di Lampung.

Kedatangan rombongan disambut Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar di kantor pemerintah kabupaten. Pertemuan berlangsung hangat dengan pembahasan utama terkait peluang kerja sama lintas sektor antara kampus dan pemerintah daerah.

Syaiful menilai sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah penting untuk mempercepat pembangunan berbasis riset dan inovasi.

“Lampung Selatan memiliki beragam potensi yang bisa dikembangkan bersama. Kami berharap kerja sama ini dapat membawa kemajuan dan kesejahteraan bagi masyarakat,” ujarnya.

Menurut dia, dukungan akademik dari perguruan tinggi seperti UGM dapat membantu daerah dalam memetakan potensi sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

Sementara itu, Rektor UGM Ova Emilia menegaskan komitmen UGM sebagai kampus kerakyatan yang siap hadir membantu daerah melalui penguatan pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat.

Ova menyebut UGM siap terlibat dalam pemetaan potensi wilayah, pendampingan program pembangunan daerah, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia berbasis inovasi.

“UGM siap berkolaborasi untuk mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program strategis yang berbasis kebutuhan masyarakat,” katanya.

Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi berkelanjutan antara UGM, Kagama, dan pemerintah daerah. Selama ini, jaringan alumni dinilai memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kebutuhan di lapangan dengan kapasitas akademik kampus.

Tidak hanya berlangsung dalam forum formal, rangkaian kunjungan juga diwarnai interaksi budaya melalui sajian kuliner khas Lampung Selatan.

Rombongan menikmati hidangan tradisional seperti pindang ikan simba, sambal terasi, dan lalapan segar. Pindang dikenal sebagai salah satu kuliner khas Lampung dengan cita rasa asam pedas berbumbu rempah yang kuat.

Hidangan tersebut umumnya menggunakan ikan segar seperti baung, patin, atau kuwe atau simba sebagai bahan utama. Kuliner ini menjadi representasi budaya masyarakat pesisir Lampung yang lekat dengan kekayaan laut dan rempah lokal.

Di sejumlah wilayah Lampung Selatan, pindang kepala simba juga menjadi menu favorit wisatawan dan pelintas jalur Sumatera karena memiliki cita rasa khas yang kuat dan autentik.

(rin/red)
-Advertisement-iklan
-Advertisement-iklan